
Logo Kementerian Komunikasi dan Informatika
Logo Kementerian Komunikasi dan Informatika
Jakarta, Cyberthreat.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) membuka 25 ribu beasiswa bagi talenta digital Tanah Air lewat program Digital Talent Scholarship 2019.
Beasiswa tanpa gelar ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan daya saing sumber daya manusia (SDA) Indonesia di bidang teknologi informasi dan komunikasi.
Program ini sejalan dengan ekosistem digital perekonomian yang terus tumbuh sebagaimana ucapan Menteri Kominfo Rudiantara bahwa periode 2015-2030 Indonesia membutuhkan setidaknya 50 ribu talenta digital perbulan.
"Kita mau bikin 20.000 (talenta digital) sebulan, ekosistem dan fintech juga bikin, tapi belum terstruktur," ujar Rudiantara di Solo awal Maret lalu.
Peserta program dilatih intensif untuk menguasai hardskill dan softskill sesuai dengan peminatan di bidang teknis Artifical Intelligence (AI), Big Data, Cloud Computing, Cybersecurity, Internet of Things (IoT) dan Machine Learning serta beberapa tema pelatihan lainnya.
Tahun 2018, Kementerian Kominfo telah meluncurkan program yang sama untuk menyiapkan seribu talenta yang menguasai keahlian digital guna mendukung visi Indonesia untuk menjadi negara ekonomi digital terbesar pada tahun 2030.
Beasiswa dikelola Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Kominfo berkerja sama dengan 31 perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, 23 Politeknik dan 4 perusahaan teknologi global seperti AWS, Cisco, Google dan Microsoft.
"Program Digital Talent Scholarship 2019 ditujukan untuk menyediakan talenta yang dibutuhkan dalam Revolusi Industri 4.0.," ujar Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu.
Informasi lengkap mengenai syarat dan prasyarat bisa diakses lewat situs Kominfo. Masa pendaftaran program dimulai 20 April 2019 hingga 19 Mei 2019.
Share: