IND | ENG
Alasan Keamanan Nasional, India Blokir 22 Saluran YouTube
Yuswardi A. Suud Diposting : Selasa, 05 April 2022 - 17:09 WIB

Cyberthreat.id - Pemerintah India pada hari Selasa mengatakan telah melarang 22 saluran YouTube, termasuk empat yang berasal dari Pakistan, lantaran menyebar  disinformasi tentang masalah keamanan nasional dan ketertiban umum, tindakan keras federal terbaru di negara itu.

Kementerian Informasi & Penyiaran negara itu mengatakan saluran YouTube yang diblokir memiliki total gabungan 2,6 miliar pemirsa.

Pemerintah, yang menggunakan "kekuatan darurat" di bawah undang-undang TI India, mengatakan untuk pertama kalinya memblokir 18 saluran YouTube India, dengan tindakan sebelumnya berfokus pada akun yang katanya dioperasikan dari negara tetangga Pakistan.

"Beberapa saluran YouTube digunakan untuk memposting berita palsu tentang berbagai mata pelajaran seperti Angkatan Bersenjata India," kata pemerintah India dalam sebuah pernyataan seperti dilaporkan Reuters, Selasa.

Pada bulan Desember dan Januari, kementerian informasi menggunakan kekuatan darurat serupa untuk memblokir 55 saluran di YouTube Alphabet Inc, dan beberapa akun Twitter dan Facebook.

Pemerintah India telah menggunakan aturan TI baru yang diperkenalkan pada 2021 yang sebagian besar ditujukan untuk mengatur perusahaan media sosial besar dan memberi pemerintah lebih banyak kekuatan untuk menghapus konten.

India telah meminta tindakan lebih keras dari raksasa teknologi AS termasuk Google dan Facebook atas apa yang digambarkannya sebagai berita palsu di platform mereka.

Dalam sebuah pertemuan pada bulan Februari, para pejabat mengatakan kepada perusahaan bahwa kelambanan mereka memaksa pemerintah untuk memerintahkan penghapusan konten, yang pada gilirannya mengundang kritik internasional bahwa pihak berwenang menekan kebebasan berekspresi.

Google dalam pertemuan itu telah mengusulkan bahwa kementerian harus menghindari membuat keputusan pencopotan publik, tetapi gagasan itu ditolak mentah-mentah oleh para pejabat.[]

#youtube   #india

Share:




BACA JUGA
Kanal Youtube Diretas karena Konten Kritis? Begini Kata Akbar Faizal
Perkenalkan YouTube Create, Alat Baru untuk Edit Video di Ponsel
Akun Youtube DPR RI Diretas, Apa Kata BSSN?
Youtube Uji Coba Pembatasan Iklan Pada Pengguna Hingga 3 Kali
Modus Penipuan Berkedok Freelance. Disuruh 'Like' & 'Subscribe' Video YouTube