IND | ENG
Facebook dan Instagram Hadirkan Opsi Matikan Iklan Politik dan Sosial

Facebook beri opsi matikan iklan politik

Facebook dan Instagram Hadirkan Opsi Matikan Iklan Politik dan Sosial
Faisal Hafis Diposting : Rabu, 17 Juni 2020 - 17:24 WIB

Cyberthreat.id - Facebook beberapa kali menuai kritik karena memfasilitasi penyebaran informasi politik yang salah di platformnya. Namun, menjelang kampanye pemilihan presiden Amerika Serikat 2020, Facebook menawarkan solusinya. Orang-orang akan diberi opsi untuk "mematikan" iklan politik yang tidak mereka sukai.

Diumumkan dalam postingan blog resminya pada Selasa (16 Juni 2020), fitur untuk "mematikan" iklan politik yang tidak disukai itu merupakan bagian dari apa yang disebut "Pusat Informasi Pemungutan Suara". Nantinya, Facebook akan memberitahu bagaimana dan dimana orang-orang memberikan suaranya. Pengguna juga dapat mengaktifkan notifikasi berisi peringatan untuk memilih dan memberikan suaranya pada November mendatang.

Terkait opsi "mematikan"iklan politik, Facebook mengatakan iklan memainkan peran penting dalam setiap pemilu. Namun, sejumlah pengguna di AS menyebutkan bahwa mereka ingin opsi untuk melihat lebih sedikit iklan politik di Facebook dan Instagram.

Facebook selama ini mengizinkan para politisi memasang iklan berbayar meskipun terkadang isinya tak sesuai fakta. Facebook beralasan, masyarakat lah yang harus memutuskan mana yang benar, bukan mereka.

Gampang ditebak, dengan memberikan opsi menonaktifkan iklan politik, Facebook akan tetap mendapatkan uang dari iklan berbayar, dan orang-orang yang merasa terganggu dengan iklan tersebut dapat menonaktifkannya.

"Kami sekarang menjadikannya sebagai bagian dari persiapan kami untuk pemilihan umum AS tahun 2020. Mulai hari ini untuk beberapa orang dan diluncurkan ke semua orang di AS selama beberapa minggu ke depan, orang akan dapat "mematikan" iklan pemilu atau politik," kata Facebook.

Facebook menambahkan, selain iklan politik dari pada kandidat, orang-orang juga dapat menonaktifkan iklan dari organisasi independen terkait pemilu dan masalah sosial.

"Anda dapat melakukan ini di Facebook atau Instagram langsung dari ilan masalah politik atau masalah sosial apapun melalui pengaturan iklan di masing-masing platform," tutur Facebook.

Namun, menurut Facebook, sistemnya bisa saja tidak sempurna. Sehingga, para pengguna yang masih melihat iklan-iklan politik, disarankan untuk melaporkannya ke Facebook.

Selain di AS, fitur yang memungkinkan orang menonaktifkan iklan politik tersebut juga akan hadir di beberapa negara-negara yang memiliki peraturan iklan tentang pemilihan umum dan iklan yang bersifat politis.[]

Editor: Yuswardi A. Suud

#facebook   #instagram   #iklanpoliti

Share:




BACA JUGA
Meta Luncurkan Enkripsi End-to-End Default untuk Chats dan Calls di Messenger
Malware NodeStealer Pasang Umpan Wanita Seksi untuk Bajak Akun Bisnis Facebook
Perlindungan Data Pribadi, Meta Luncurkan Facebook dan Instagram Bebas Iklan di Eropa
Cacat OAuth Kritis Terungkap di Platform Grammarly, Vidio, dan Bukalapak
Meta Selipkan Kata Teroris pada Pengguna Instagram Palestina, Bias Digital?