
Ilustrasi saat Najwa Shihab merespon Menteri Yasonna
Ilustrasi saat Najwa Shihab merespon Menteri Yasonna
Cyberthreat.id - Presenter Najwa Shihab hingga kini belum merespon tudingan sejumlah anggota DPR RI yang menyebut dirinya diduga turut menikmati program kartu prakerja lewat platform Sekolah.mu yang menjadi salah satu mitra pemerintah.
Bungkamnya Najwa Shihab membuat anggota DPR RI dari Partai Gerindra, Andre Rosiade kembali mempertanyakannya.
"Sebagai sahabat saya masih menunggu jawaban teman saya @NajwaShihab mengenai Kartu Prakerja," tulis Andre sambil 'mencolek' Najwa Shihab di Twitter, Senin (11 Mei 2020).
Sehari berlalu, Najwa tak kunjung merespon cuitan Andre.
Andre termasuk salah satu anggota DPR RI yang melakukan serangan balik setelah Najwa mengkritik anggota DPR RI lewat sebuah ungguhan di laman berbagi video Youtube. Menurut Najwa, anggota DPR RI masih saja sibuk membahas RUU yang kontroversial di tengah pandemi virus corona. RUU yang disorot Najwa diantaranya adalah Omnibus Law, RUU Permasyarakatan, dan RUU KUHP.
Pada 2 Mei lalu, Andre pun mempertanyakan soal hubungan Najwa Shihab dengan platform Sekolah.mu yang mendapat proyek penunjukan langsung Kartu Prakerja.
"Saran saya sebagai sahabat, @NajwaShihab juga bisa langsung membantu rakyat. Apalagi ada informasi diduga start up SEKOLAHMU yang berada di bawah PT. Sekolah Integrasi Digital mendapatkan penunjukan proyek Kartu Prakerja. Dimana diduga SEKOLAHMU punya hubungan dengan @NajwaShihab," kata Andre di akun Twitter-nya yang memiliki 118 ribu pengikut pada 2 Mei lalu.
"Seandainya dugaan ini benar, bahwa SEKOLAHMU mendapatkan penunjukan langsung Proyek Kartu Prakerja, tentu keuntungannya bisa dipakai membantu masyarakat yg terdampak Wabah Covid 19. Apalagi Proyek ini ada karena adanya Wabah Pandemi Covid 19," sindir Andre ketika itu.
Anggota DPR RI dari PDIP Arteria Dahlan juga tak kalah berang. Pada 6 Mei lalu, Arteria juga meminta Najwa mengklarifikasi dugaan keterkaitannya dengan Sekolah.mu yang dipimpin oleh kakak kandung Najwa, Najeela Shihab.
"Apa benar Sekolahmu yang berada di bawah PT Sekolah Integrasi Digital punya hubungan dengan Najwa?," kata Arteria Dahlan.
Arteria Dahlan mempertanyakan dalam bentuk apa hubungan Najwa Shihab atau Narasi TV dengan Sekolahmu.
Politikus PDIP tersebut mengatakan adakah hubungan kerja komersial yang membuat Najwa atau Narasi TV sebagai benefical owner?
Menurut Arteria Dahlan, jika memang Najwa Shihab memiliki hubungan dengan Sekolah.mu maka dia harus menjelaskan bagaimana Sekolah.mu bisa mendapatkan proyek Kartu Prakerja padahal baru berdiri pada Oktober 2019.
Penelusuran Cyberthreat.id menemukan setidaknya ada dua content dari NarasiTV yang sempat dipromosikan di Sekolah.mu. Dua konten itu adalah 'Content Creator Tulisan' dan 'Materi Reportase Dasar'. Konten ini ditempatkan di katagori "Bahasa, Digital&Teknologi, Media & Komunikasi, Prakerja."
Namun, belakangan kedua konten yang bertuliskan "coming soon" itu dihapus. Artinya, belum ada video yang terjual.
Dalam cache Google terekam konten itu terakhir terlihat pada 2 Mei 2020, bertepatan dengan hari ketika anggota DPR RI Andre Rosiade mempertanyakan keterlibatan Najwa Shibab dalam program Kartu Prakerja.
Berbeda dengan Saat Menghadapi Menteri Yasonna
Sikap Najwa Shihab yang memilih bungkam dalam urusan kartu prakerja ini membuat banyak pihak bertanya-tanya. Soalnya, saat berhadapan dengan Menteri Yasonna terkait wacana pembebasan napi korupsi pada awal April lalu, Najwa langsung membuat video balasan.
Ketika itu, Yasona menuding Najwa memprovokasi masyarakat untk menentang idenya lantaran mempersoalkan wacana pembebasan napi korupsi.
Najwa lantas mengunggah ulang percakapan dirinya dengan Yasonna di akun Instagram miliknya.
"Saya heran dengan tuduhan tak berdasar Najwa, tentang pembebasan napi koruptor. Suudzon banget sih, provokatif dan politis. Belum ada kebijakan itu. Tunggu dong, seperti apa," tulis Najwa mengutip protes Yasonna kepada dirinya.
Singkat cerita, Najwa pun menanggapi pernyataan Yasonna dengan mengatakan,"Menteri Yasonna agak berlebihan. Kami sama sekali tidak berimajinasi. Pemberitaan media muncul dari rapat resmi Menkumham dengan Komisi III DPR melalui teleconference pada 1 April 2020."
Najwa pun kembali menegaskan tidak ada niatan untuk memprovokasi saat merespon jawaban dari Yasonna soal skema asimilasi.
"Wait and see. Tapi, jangan PROVOKASI dulu, ya," tulis Yasonna.
"Kok, provokasi, pak Menteri? Saya sedang menjalankan hak sebagai warga negara yang meminta penjelasan dari pemerintah soal topik yang penting," ujar Najwa.
Berbeda saat menghadapi Yasonna, kini Najwa Shihab malah bungkam seribu bahasa dan terkesan mati kutu saat menghadapi serangan balik dari anggota DPR RI.
Kira-kira kenapa, ya? Ehm...[]
Berita terkait:
Share: