IND | ENG
Inilah Bocoran Nama Anggota Tim Blockchain Facebook

Ilustrasi Facebook | Foto: Getty

Inilah Bocoran Nama Anggota Tim Blockchain Facebook
Arif Rahman Diposting : Minggu, 09 Juni 2019 - 06:58 WIB

Jakarta, Cyberthreat.id - Facebook tengah getol mengerjakan proyek mata uang virtual dengan menggunakan teknologi blockchain. Proyek rahasia yang sudah berjalan setahun belakangan rencananya diluncurkan akhir bulan ini.

Informasi di Linkedin menyebut Facebook berencana memperbesar tim rahasia yang kini berjumlah 100 orang. Berdasarkan postingan di lowongan iklan pekerjaan, disebutkan bahwa Facebook telah memasang lebih dari 40 lowongan untuk unit bisnis.

Laporan lain mengatakan proyek mata uang kripto ini menggunakan dolar AS dan mata uang lain yang relatif stabil. Kabarnya mata uang virtual ini diberi nama Libra memiliki berbagai keunggulan seperti memungkinkan pengguna mentransfer lewat Messenger dan WhatsApp.

Pelanggan juga dapat menggunakannya untuk mentransfer uang antar negara serta membeli barang termasuk menyediakan ATM untuk konversi uang ke bentuk fisik. Libra juga dirancang memiliki harga stabil demi mencegah fluktuasi harga selama proses pembayaran atau negosiasi.

"Tim blockchain adalah semacam startup di Facebook. Kami sedang menjelajahi berbagai bidang yang menarik di semua aspek teknologi blockchain," tulis pernyataan Facebook dilansir CNBC, Sabtu (8/06/2019).

Berikut nama anggota Tim Blockchain Facebook: 

Wakil Presiden (VP) Facebook, David Marcus

Marcus menghabiskan tiga tahun di PayPal sebelum bergabung Facebook. Pada 2011 ia menjual startup pembayaran mobile miliknya Zong seharga 240 juta USD kepada PayPal. Marcus berhasil mengakhiri jabatannya di PayPal sebagai presiden perusahaan.

VP Resiko dan Operasi Facebook, Tom Barel

Barel juga mantan orang PayPal dan ia membawa banyak rekannya hijrah ke Facebook sehingga kelompoknya dijuluki Mini PayPal Mafia. Barel bergabung Facebook pada Mei 2018 setelah ia berhasil membesarkan PayPal selama sembilan tahun.

Menurut profilnya di Linkedin, Barel tidak menetap di markas Facebook, Menlo Park, Amerika Serikat, tapi ia tinggal di Tel Aviv, Israel. 

VP Produk, Kevin Weil

Weil bergabung dengan proyek blockchain Facebook setelah dua tahun menjabat wakil presiden produk Instagram. Ia memainkan peran kunci dalam pengembangan fitur Instagram's Stories yang mengkloning fitur serupa aplikasi Snapchat populer Snap yang sekarang telah digunakan Facebook.

Apa yang dilakukan Weil di Instagram Stories dinilai sebagai aset untuk pertumbuhan pendapatan iklan di masa depan. Sebelum bergabung Instagram, Weil menghabiskan tujuh tahun di Twitter sampai ia menjabat wakil presiden senior produk.

Weil mungkin tidak memiliki pengalaman dalam pembayaran seperti PayPal, tapi dia tahu bagaimana membangun produk yang baik.

Kepala Tim Teknis, James Everingham

Everingham merupakan petinggi Instagram lainnya yang pindah ke grup blockchain Facebook berbarengan dengan Weil. Ia bergabung setelah tiga tahun menjabat kepala teknik Instagram. Sebelumnya Everingham adalah wakil presiden teknik halaman Yahoo.

Kepala Desain Produk, Geoff Teehan

Teehan memimpin tampilan proyek blockchain sebagai kepala desain produk. Dia sebelumnya memegang peran yang sama sebagai direktur desain produk untuk News Feed, bagian terpenting dari aplikasi inti Facebook.

Kepala Open Source, Eric Nakagawa 

Nakagawa gabung Facebook sejak 2014 dan ia memulai tugasnya sebagai pengembang untuk program Parse. Parse merupakan alat pengembangan aplikasi mobile yang diakuisisi Facebook pada 2013 dan ditutup pada tahun 2016.

Setelah itu, Nakagawa bertanggung jawab untuk setiap proyek open source Facebook seperti perangkat lunak kecerdasan buatan (AI) PyTorch.

Mungkin kebanyakan orang mengenal Nakagawa sebagai CEO dan pendiri situs humor I Can Has Cheezburger pada tahun 2000-an.

Kepala Data dan Analitik, Raaid Ahmad

Profil Linkedin Ahmad menyatakan ia bergelut dengan sains data, teknik data dan analitik produk untuk grup blockchain.

Sebelumnya ia adalah kepala ilmu data untuk tim pertumbuhan Facebook yang terkenal karena taktik agresifnya dalam mempromosikan keterlibatan pengguna Facebook.

Kepala Data Engineering, Govind Asawa

Asawa bergabung dengan grup blockchain Facebook setelah tiga tahun menjabat sebagai manajer rekayasa data platform bisnis di Facebook. Ia memiliki pengalaman di sektor keuangan karena pernah bekerja di Credit Suisse dan Citi.

Kepala Keuangan, Oliver Gratry

Gratry bergabung dengan grup blockchain Facebook setelah menjabat sebagai kepala keuangan Building 8. Adalah sebuah unit bisnis Facebook yang dikenal memiliki tingkat kerahasiaan tinggi seputar pengembangan perangkat obrolan video milik Facebook.

Kepala Riset, Susan Portalupi

Portalupi adalah kepala penelitian untuk blockchain Facebook yang ditunjuk pada Desember 2018. Sebelumnya ia bekerja untuk Instagram sejak April 2017.

Kepala Risiko dan Kepatuhan Perusahaan, Mandeep Walia

Walia memiliki banyak pengalaman finansial. Sebelum bergabung Facebook pada November 2018 ia bekerja di LendUp, semacam fintech, dengan jabatan serupa. Walia sebelumnya juga pernah bekerja sebagai kepala risiko dan kepatuhan di PayPal dan Bank of the West.

#facebook   #blockchain   #paypal   #instagram   #matauang   #virtual

Share:




BACA JUGA
Meta Luncurkan Enkripsi End-to-End Default untuk Chats dan Calls di Messenger
Malware NodeStealer Pasang Umpan Wanita Seksi untuk Bajak Akun Bisnis Facebook
Perlindungan Data Pribadi, Meta Luncurkan Facebook dan Instagram Bebas Iklan di Eropa
Cacat OAuth Kritis Terungkap di Platform Grammarly, Vidio, dan Bukalapak
Meta Selipkan Kata Teroris pada Pengguna Instagram Palestina, Bias Digital?