
Ilustrasi
Ilustrasi
Cyberthreat.id - Taiwan mulai aktif di dunia internasional dalam penanganan bersama melawan Covid-19. Dianggap sebagai salah satu negara yang berhasil menangani Covid-19, negara berpenduduk 24 juta ini bersiap memfasilitasi pertukaran informasi dan kolaborasi erat antara sektor medis Taiwan dan komunitas medis global. Pertukaran informasi dan kolaborasi ini akan difasilitasi Taitra sebagai kamar dagang dan industri (Kadin) Taiwan.
Taiwan dikenal karena memiliki sistem perawatan kesehatan terbaik di dunia dan berpengalaman komprehensif dalam memerangi epidemi SARS. Saat mengetahui wabah CoronaVirus dimulai di luar negeri, Taiwan bertindak cepat dengan mendirikan pusat komando untuk mengalokasikan sumber daya dan mengelola keadaan darurat.
Kontrol perbatasan udara, darat, dan laut yang ketat juga diterapkan sangat cepat. Pemerintah kemudian mengadopsi berbagai teknologi untuk memfasilitasi diagnosa dan menciptakan sistem mask-rationing system yang mendapat pujian karena membagikan masker ke masyarakat melalui aplikasi online.
"Pemerintah juga aktif dalam memerangi hoax dan disinformasi sekalian mendidik masyarakat tentang pencegahan epidemi Covid-19," demikian keterangan pers yang diterima Cyberthreat.id, Kamis (23 April 2020).
Taitra sebelumnya menerima permintaan dari komunitas medis India untuk belajar (sharing) tentang pengalaman institusi medis Taiwan dalam pencegahan epidemi. Taitra kemudian memfasilitasi seminar online untuk para dokter di Rumah Sakit Universitas Nasional Cheng Kung untuk berbagi pengetahuan dan keahlian mereka.
Pada tanggal 2 April, Taitra menggelar seminar pencegahan epidemi online yang disampaikan oleh Rumah Sakit Universitas Nasional Cheng Kung kepada Laboratorium ALKEM India. Diskusi termasuk metode pengujian Covid-19, program pengobatan, metode pengelolaan kasus, dan manajemen pengelolaan masker.
"Seminar online ini dihadiri oleh 8.962 profesional medis dari India."
Pada tanggal 14 April, Taitra membantu mengatur webinar pencegahan epidemi lain yang dikirim oleh Rumah Sakit Universitas Nasional Cheng Kung Taiwan kepada Indian Veritaz Healthcare Limited yang diikuti oleh lebih dari 2.100 profesional medis India.
Selain India, lembaga medis dari AS, Myanmar dan negara-negara lain juga bertanya tentang pengalaman pencegahan epidemi Taiwan dan mencari peluang untuk berbagi dan bertukar. Pemerintah Taiwan mengatakan siap memfasilitasi lebih banyak layanan untuk terkoneksi dengan Profesional medis Taiwan beserta komunitas medis global dalam upaya perang melawan pandemi.
Share: