IND | ENG
Perancis Gencarkan Proteksi Rumah Sakit Usai Serentetan Serangan Siber

Ilustrasi | Foto: freepik.com

Perancis Gencarkan Proteksi Rumah Sakit Usai Serentetan Serangan Siber
Andi Nugroho Diposting : Senin, 26 Desember 2022 - 07:21 WIB

Cyberthreat.id – Perancis sedang perang melawan para hacker menyusul serangkaian serangan siber ke fasilitas rumah sakit. Pemerintah Emmanuel Macron pun menerbitkan program pelatihan besar-besaran untuk para staf rumah sakit.

“Targetnya 100 persen dari fasilitas kesehatan terpenting telah menjalani latihan baru ini pada Mei 2023,” kata Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Layanan Digital dalam sebuah pernyataan bersama.

Awal Desember, hacker menyusup ke rumah sakit umum besar di Versailles. Lalu, Agustus lalu, rumah sakit di pinggiran Corbeil-Essonnes, menjadi sasaran geng ransomware LockBit, kelompok yang sama menyerang di Versailles.

Sejauh ini mereka dikabarkan tidak membayar uang tebusan yang diminta oleh hacker atas saran penegak hukum setempat, demikian dikutip dari Global Times, diakses Senin (26 Desember 2022).


Berita Terkait:


Pada Februari 2021, Macron telah mengumumkan penambahan anggaran sebesar 1 miliar euro untuk keamanan siber di sektor kesehatan. Dia menyebut serangkaian kasus siber di puncak pandemi Covid-19 sebagai “krisis dalam krisis”.[]

#prancis   #perancis   #keamanansiber   #ransomware   #rumahsakit   #sektorkesehatan

Share:




BACA JUGA
Seni Menjaga Identitas Non-Manusia
Indonesia Dorong Terapkan Tata Kelola AI yang Adil dan Inklusif
Phobos Ransomware Agresif Targetkan Infrastruktur Kritis AS
SiCat: Inovasi Alat Keamanan Siber Open Source untuk Perlindungan Optimal
BSSN Selenggarakan Workshop Tanggap Insiden Siber Sektor Keuangan, Perdagangan dan Pariwisata