IND | ENG
Tahun Depan, Softbank Rilis Kafe yang Dilayani Robot Pepper

Robot Pepper. | Foto: roboticsandautomationnews.com

Tahun Depan, Softbank Rilis Kafe yang Dilayani Robot Pepper
Andi Nugroho Diposting : Jumat, 13 September 2019 - 17:02 WIB

Cyberthreat.id –  Masih ingat dengan si Pepper, robot yang dirancang bisa membaca kemampuan emosi? Robot buatan Softbank Robotics, perusahaan milik Softbank asal Jepang, tersebut akan dipakai sebagai pelayan di sebuah kafe.

Softbank Robotics sedang menggarap  proyek kafe khusus bernama Pepper Parlour. Kafe ini akan memanfaatkan staf manusia dan robot untuk melayani pelanggan, dan menandai pertama kalinya perusahaan mengoperasikan restoran atau kafe.

"Tujuannya untuk menciptakan ruang di mana orang dapat dengan mudah berinteraksi orang-orang dengan robot. Juga, menikmati evolusi masa depan hidup dengan robot," kata Softbank Robotics seperti dikutip dari ZDNet, Jumat (13 September 2019).

"Kami ingin membuat robot tidak hanya untuk kenyamanan dan efisiensi, tetapi juga untuk memperluas kemungkinan orang dan membawa kebahagiaan."

Pepper Parlour, menurut Softbank Robotics, akan menyediakan pelanggan dengan menu yang terinspirasi wafel, dengan item wafel yang akan dipengaruhi oleh negara-negara di seluruh dunia.

Kafe yang dikelola robot akan berlokasi di Tokyu Plaza Shibuya dan akan dibuka pada Desember tahun depan.

Robot Pepper telah digunakan di bandara, bank, universitas, dan toko bahan makanan.

Ketika SoftBank pertama kali menawarkan 1.000 robot ke pasar pada 2015, seluruh proses terjual habis dalam waktu kurang dari satu menit.

Pepper dikembangkan untuk SoftBank oleh Aldebaran, sebuah perusahaan robotika Perancis yang berspesialisasi dalam humanoids cerdas secara emosional yang dapat berfungsi di lingkungan yang tidak terstruktur seperti rumah, toko, dan fasilitas perawatan khusus.

"Pepper mungkin robot yang paling menarik di pasar dalam hal kecerdasan emosional," kata ahli robotik Universitas Teknologi Queensland Belinda Ward.

Robot Pizza

Proyek robot yang dilakukan Softbank ini bukan pertama kali. Agustus tahun lalu, Softbank juga dikabarkan mengerjakan proyek robot industri lewat startup Zume Inc. Perusahaan mengguyur modal sekitar $US 750 juta

Startup asal Silicon Valley, AS itu bergerak di bidang penjualan cepat saji toko pizza, tulis Bloomberg. Dengan pelayanan otomatis oleh robot, biaya yang bisa dihemat sekitar US$ 33 miliar.

Zume menggunakan robot industri yang didesain untuk melakukan layaknya pembuat pizza, pizzaiolos. Robot bisa menyediakan adonan, menyebar saus dan keju, serta memasukkan ke oven 800 derajat.

Zume menggunakan teknologi analisis prediktif untuk mencari tahu topping mana yang paling populer peminatnya. Selesai dimasak, pizza tersebut langsung masuk ke bagian kurir untuk dikirim.

Sejak berdiri 2015, Zume telah mengumpulkan modal dari para investor senilai US$ 50 juta.

Persaingan robot otomasi di dunia pizza memang sedang hangat di kalanga pengusaha pizza. Domino's Pizza, misalnya, juga mengembangkan Unit Robot Domino (DRU) yang bermitra dengan Flirtey, perusahaan robot yang membuat drone pengiriman darat.

Little Caesars, jaringgan pizza terbesar ketiga di AS setelah Pizza Hut dan Domino's Pizza  juga melakukan hal serupa setelah tahun lalu mengajukan paten untuk robot pizza.

#robotpepper   #softbankrobotics   #softbank   #dominopizza   #pizzahut   #pepperparlour   #zumeinc

Share:




BACA JUGA
Domino Pizza India Akui Alami Peretasan Data, tapi Bantah Soal Data Kartu Kredit Pelanggan
Setelah Diblokir, TikTok Mulai Tawarkan Aset di India untuk Dijual
Berebut Pasar E-Commerce Indonesia, Google dan Temasek Suntik Tokopedia US$ 350 Juta
Smart City & AI, Alasan SoftBank Investasi di Ibu Kota Baru
Temui Jokowi, Bos Softbank dan Grab Bahas Smart City