
Ilustrasi | Foto: due.com
Ilustrasi | Foto: due.com
Cyberthreat.id – Jika kamu pernah menggunakan Siri atau Asisten Google untuk menelepon urusan bisnis, sebaiknya lebih waspada sebab penipu online (scammer) memakai modus penipuan baru.
Panggilan telepon yang dilakukan dengan asisten suara dapat membuka peluang bagi para scammer, yang telah menemukan cara baru yang pintar untuk mengeksploitasi ketergantungan pengguna dengan Siri dan Google.
Menurut temuan Better Business Bureau, organisasi swasta nirlaba yang fokus pada dunia bsinis, cara kerja scammer seperti berikut.
Misalnya, kamu meminta asisten virtual itu untuk mencari nomor kontak perusahaan bank atau maskapai penerbangan yang diinginkan, lalu meminta Google atau Siri untuk "memanggil". Alih-alih menelepon bank atau maskapai penerbangan yang kamu inginkan, asisten justru memanggil penipu. Kok bisa?
Skemanya begini: para scammer membeli iklan pencarian yang berisi nomor telepon "perusahaan" palsu dan membayar untuk menampilkannya secara mencolok dalam hasil pencarian.
Jika kamu yang mencari kontak perusahaan itu, barangkali tak bakal kena tipu. Akan tetapi, yang kamu suruh adalah sebuah asisten virtual yang dibuat dengan perintah bahasa pemrograman khusus. Jadi, asisten virtual tak bisa membedakan apakah hasil pencarian itu termasuk informasi penipuan atau bukan; apakah nomor kontak tersebut valid atau tidak.
Asisten tidak selalu pandai membuat perbedaan itu, dan sering memberikan preferensi untuk hasil yang peringkatnya lebih tinggi dalam pencarian.
Jadi, ketika Anda meminta asisten Anda untuk menelepon, itu hanya memanggil salah satu hasil teratas, secara tidak sengaja menghubungkan kamu ke penipu online.
Cara terbaik untuk menghindari ini adalah memeriksa ulang nomor telepon apa pun sebelum memanggilnya, misalnya, dengan mengecek di situs web perusahaan yang dimaksud.
Jika memang telah memiliki kontak bisnis, simpan di ponsel dan selanjutnya bisa meminta Siri atau Asisten Google memanggilnya sewaktu-waktu diperlukan, demikian seperti dikutip dari Mashable, yang diakses Senin (19 Agustus 2019).
Share: