IND | ENG
Garuda dan YouTuber Rius Berdamai, Laporan Polisi Dicabut

Dari kiri: Abraham Sridjaja selaku pengacara Rius Vernandes, Rius Vernandes, Dirut Garuda Indonesia Ari Askhara, Ketua Serikat Karyawan Garuda Tomy Tampati , dan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang bertindak sebagai penengah dalam kasus ini. Oktarina Paramitha Sandy/Cyberthreat.id

Garuda dan YouTuber Rius Berdamai, Laporan Polisi Dicabut
Oktarina Paramitha Sandy Diposting : Jumat, 19 Juli 2019 - 10:47 WIB

Jakarta, Cyberthreat.id – Perseteruan antara Garuda Indonesia dengan YouTuber Rius Vernandes kini telah berakhir dengan damai. Direktur Utama Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, mengatakan, akan mencabut laporan kepolisian atas nama Rius Vernandes dan Elwiyana Monica terkait dengan dugaan pencemaran nama baik.

"Saya memahami sikap karyawan Garuda Indonesia yang terganggu dengan unggahan saudara Rius, tapi saya juga menganggap bahwa unggahan tersebut bisa menjadi cermin manajemen untuk bisa berbenah," kata Ari Askhara, panggilan akrab Dirut Garuda Indonesia, kepada pers di Jakarta, Jumat (19 Juli 2019).

Menurut Ari Askhara, perusahaan juga sudah meminta Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) untuk mencabut laporan di kepolisian dan memastikan kasus ditutup secara kekeluargaan.

"Perlu kami tegaskan bahwa Garuda Indonesia selalu menempatkan masukan dan kritik yang membangun dri pelanggan sebagai aset penting untuk meningkatkan layanan," ujar dia. Selain itu, Ari Askhara juga mengharapkan, Rius tetap bisa mengulas kembali terkait dengan pelayanan penerbangan dari Garuda Indonesia.

Dalam jumpa pers itu, Rius Vernandes yang didampingi Abraham Sridjaja selaku pengacaranya, mengatakan, dirinya mengucapkan terima kasih kepada Garuda Indonesia dan Sekarga yang telah menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaaan.

"Pastinya masa lalu sudah kita lupakan dan kami sudah saling memaafkan. Yang penting, saya juga akan terbang dengan Garuda," kata Rius.

Rius juga menambahkan, dengan kejadian ini dirinya masih akan melakukan ulasan (review) di akun YouTube terkait dengan Garuda Indonesia. "Seperti yang Dirut Garuda katakan, saya mungkin akan mereview dalam dua episode, misal antara kelas ekonomi dan kelas satu Garuda," ujar dia.

 

Cek pernyataan Rius Vernandes dan penjelasan dari pramugari terkait dengan menu makanan mulai menit 2.20.

Pada 16 Juli lalu, di akun Instagram-nya (@rius.vernandes), Rius mengunggah foto dua surat panggilan kepolisian dari Polres Kota Bandara Soekarno Hatta. Surat itu ditujukan kepada Rius dan kekasihnya, Elwiyana Monica. Rius selama ini dikenal sebagai YouTuber dan selebgram dengan ribuan follower yang sering mengulas tentang pesawat terbang dan segala isinya. Maskapai penerbangan yang pernah diulasnya tidak hanya Garuda Indonesia, sejumlah maskapai penerbangan lain pernah dibuat video ulasannya di akun YouTubenya.

Dalam unggahan foto surat panggilan polisi itu, Rius menuliskan begini:

"Guys, gw sama elwi dapat panggilan dari polisi mengenai masalah ini. Kami di laporkan atas dugaan melakukan tindak pidana pencemaran nama baik. Gw yakin kalian tau kalau gw TIDAK ADA maksud sama sekali untuk mencemarkan nama baik siapapun," tulis Rius di akun Instagram-nya.

"Gw sangat minta support kalian soal ini. Semuanya. Siapa pun. Kalian semua punya suara. Terutama teman2 influencer. Gw harap kalian bisa bantu share dan support gw dalam masalah ini karena gw gak mau di masa depan ketika kita review sesuatu dengan apa adanya, ketika kita memberikan kritisi yang membangun, kita bisa di pidana."

"Gw akan menghormati segala peraturan hukum yang ada dan akan menjalani semua ini. Gw sama sekali tidak merasa mencemarkan nama baik. Gw tidak takut. Tapi tidak ada kah cara yang lebih kekeluargaan dalam menyelesaikan masalah ini?"



Kasus ini bermula dari unggahan Rius di Stories IG-nya mengenai menu makanan di Garuda Indonesia dalam penerbangan Sydney-Denpasar pekan lalu.

Rius memotret menu makanan yang dibagikan pramugari Garuda Indonesia di selembar kertas dalam bentuk tulisan tangan. Menurut pramugari yang bersangkutan, menu makanan masih dalam pencetakan. Pernyataan pramugari tersebut lalu dikutip oleh Rius dan diunggah di Stories IG-nya. Dari sinilah video dan kisahnya menjadi viral di media sosial.

Selanjutnya, Serikat Karyawan Garuda yang tak menerima atas unggahan tersebut melaporkan ulah Rius itu ke Polsek Kota Bandara Soekarno Hatta.



Setelah unggahan di Stories IG Rius itu ramai diperbincangkan, Garuda Indonesia sempat membuat pengumuman larangan untuk mendokumentasikan segala aktivitas di dalam pesawat. Larangan itu berdasarkan pengumuman Nomor.JKTCSS/PE/60145/19 yang berjudul "Larangan Mendokumentasikan Kegiatan di Pesawat". Pengumuman tersebut telah ditandatangani oleh Pjs. SM. FA Standardization & Development Evi Oktaviana di Jakarta pada 14 Juli 2019. Namun, pada 16 Juli, Garuda mencabut pengumunan itu.

Redaktur: Andi Nugroho

#riusvernandes   #garudaindonesia   #ariaskhara   #dirutgarudaindonesia   #AskharaDanadiputra

Share:




BACA JUGA
Penumpang Garuda Indonesia Dilarang Bawa MacBook Pro 15 Inci
Optimalkan Transformasi Digital, Garuda Gandeng Indosat
Dirut Garuda Undang Vlogger Review Kejelekan Garuda
Soal Kasus Garuda–YouTuber, Ini Pesan YLKI untuk Warganet
Respons PAKU ITE
Komika Acho Tanggapi Keputusan Damai Garuda-YouTuber