IND | ENG
Cegah Tindakan Spionase, Belanda Perketat Aturan Penyedia Telekomunikasi

Ilustrasi | Foto: Pexels

Cegah Tindakan Spionase, Belanda Perketat Aturan Penyedia Telekomunikasi
Andi Nugroho Diposting : Jumat, 13 November 2020 - 10:00 WIB

Cyberthreat.id – Pemerintah Belanda memberlakukan sejumlah peraturan keamanan baru yang ditujukan kepada para penyedia telekomunikasi, Rabu (11 November 2020). Salah satu kebijakannya menyangkut ketentuan pemasok peralatan dan perangkat lunak.

Kebijakan baru tersebut, yang berlakut untuk penyedia utama seperti KPN, T-Mobile, dan Vodafone, adalah bagian dari langkah untuk memperkuat standar setelah risiko “yang ditimbulkan China dan negara lain yang teridentifikasi memiliki strategi siber ofensif,” demikian menurut Reuters, diakses Jumat (13 November).

Dalam keputusan menteri yang dibuat, Menteri Muda Urusan Ekonomi Belanda, Mona Keijzer, menetapkan bahwa penyedia telekomunikasi juga harus menyimpan data jaringan, setidaknya selama tiga bulan, jika diperlukan untuk analisis ancaman tingkat lanjut dan vektor serangan siber.

Kebijakan tersebut tidak secara detail menyebut perusahaan secara khusus, tapi lebih bersifat umum. Namun, pemerintah Belanda mengatakan tahun lalu para perusahaan dapat dikecualikan jika mereka memiliki "hubungan dekat dengan pemerintah asing yang terlibat dalam kegiatan mata-mata".

Menyangkut Huawei, bulan lalu, penyedia telekomunikasi KPN mengatakan akan menggunakan Ericsson Swedia untuk membangun elemen inti dari jaringan seluler 5G-nya.

Di Eropa, sejumlah negara, termasuk Inggris telah secara efektif melarang Huawei Technologies China dipakai dalam proyek jaringan telekomunikasi 5G.[]

#belanda   #huawei   #telekomunikasi   #jaringan5g

Share:




BACA JUGA
BSSN-Huawei Techday 2024
Keamanan Siber Membutuhkan People, Process, dan Technology.
Intelligent Sensing, Bagian Integral Pemerintahan Smart Cities
Huawei Pamerkan Produk Unggulan di MWC Barcelona
Tingkatkan Kualitas Layanan Telekomunikasi, Kominfo Siapkan Insentif dalam Lelang Low Band
Huawei Cloud Pasok Energi Positif Bagi Proses Bisnis