IND | ENG
Miss Internet Indonesia 2018 Ingatkan Orang Tua Tak Andalkan Parental Control untuk Anak

Miss Internet Indonesia 2018, Marsya Gusma

DISKUSI BSSN-HUAWEI: CYBERSECURITY FOR IoT
Miss Internet Indonesia 2018 Ingatkan Orang Tua Tak Andalkan Parental Control untuk Anak
Tenri Gobel Diposting : Kamis, 01 Oktober 2020 - 18:00 WIB

Cyberthreat.id - Miss Internet Indonesia 2018, Marsya Gusman mengatakan orang tua atau orang lebih dewasa harus mendampingi anak-anak dalam penggunaan internet, meskipun sudah menerapkan parental control, sistem kontrol dari orang tua untuk penggunaan internet oleh anak yang disediakan perangkat atau platform online.  

Hal ini disampaikannya dalam acara talkshow daring BSSN - Huawei Cyber Scout Hunt bertajuk “Cybersecurity for IoT”, Kamis (1 Oktober 2020).

Menurutnya, orang tua itu tidak boleh hanya dengan mengandalkan  parental control dalam mengawasi anak-anak dalam mengakses internet.

Sekedar informasi, parental control merupakan fitur yang dihadirkan untuk memantau aktivitas anak-anak pada perangkat seluler maupun platform digital, media sosial hingga di perangkat game. Parental control ini digunakan orang tua untuk memastikan anak-anaknya mengakses hal yang positif atau sesuai umurnya.

Marsya menilai parental control ini memang membantu, tetapi itu tidak menjamin penggunaan gadget oleh anak-anak berjalan sebagaimana mestinya.

“Banyak aplikasi bahkan yang search engine khusus anak-anak, parental control, tetapi perlu ada dampingan orangtua atau orang dewasa entah kakaknya atau orang lebih dewasa dalam mendampingi karena kita tidak pernah tahu apakah di gadget tersebut anak itu betul-betul terlindungi gitu konten-konten [di internet] yang dia [anak] konsumsi sehari-hari,” kata Marsya.

Ia mencontohkan ketika menonton sebuah acara yang ditujukan untuk anak-anak, tetapi iklannya malah tidak sesuai dengan umur anak. Itulah yang dia maksud orang tua atau orang dewasa perlu ada disamping anak-anak untuk mengawasinya.

“Seringkali nih misal nonton konten aja deh di suatu aplikasi, acaranya anak-anak tapi iklan sebelumnya kok enggak selayaknya untuk anak-anak, hal kecil seperti itu terdengar kecil tapi kan akan memiliki dampak yang besar untuk anak-anak seumuran tersebut, belum masanya dapat konten begini malah dapat,” kata dia.

Oleh karena itu, Marsya mendorong orang tua atau orang yang lebih dewasa untuk tetap mendampingi anak-anak dalam mengonsumsi konten-konten di internet.

“Harus tetap ada dampingan orangtua atau orang dewasa untuk anak dalam menggunakan gadget sehari-hari, baik itu  [penggunaan internet untuk] pendidikan atau penggunaan sosial media,“ ujarnya.[]

Editor: Yuswardi A. Suud

#BSSN   #huawei   #CyberScoutHunt   #Cybersecurity   #keamanansiber   #internetuntukanak   #

Share:




BACA JUGA
Seni Menjaga Identitas Non-Manusia
BSSN-Huawei Techday 2024
Keamanan Siber Membutuhkan People, Process, dan Technology.
BSSN dan Bank Riau Kepri Syariah Teken Kerja Sama Perlindungan ITE
Indonesia Dorong Terapkan Tata Kelola AI yang Adil dan Inklusif
Intelligent Sensing, Bagian Integral Pemerintahan Smart Cities