IND | ENG
Video Orang Bunuh Diri Beredar di Platformnya, TikTok Coba Hentikan Peredarannya, Pengguna Saling Ingatkan

Pesan peringatan untuk tidak menonton video bunuh diri di TikTok

Video Orang Bunuh Diri Beredar di Platformnya, TikTok Coba Hentikan Peredarannya, Pengguna Saling Ingatkan
Tenri Gobel Diposting : Selasa, 08 September 2020 - 18:29 WIB

Cyberthreat.id - Menyusul beredarnya video seorang pria yang menembaki diri sendiri dengan pistol di platform TikTok, pihak perusahaan menyatakan tengah mencoba menghapus dan menghentikan peredaran video itu.

Melansir dari The Verge, menurut TikTok video itu awalnya berasal dari Facebook dan telah muncul atau tersebar di aplikasi lain. Video itu memperlihatkan seorang pria berjanggut abu-abu yang duduk di depan mejanya lalu menembaki dirinya sendiri.

TikTok menyebut video itu sebagai “klip bunuh diri” dan mulai beredar pada Minggu malam (6  September 2020).

"Sistem kami secara otomatis mendeteksi dan menandai klip ini karena melanggar kebijakan kami terhadap konten yang menampilkan, memuji, mengagungkan, atau mendorong bunuh diri," kata juru bicara TikTok, seperti dikutip dari The Verge.

Tak hanya mencoba menghapusnya, TikTok juga memperingatkan pengguna platformnya untuk tidak mengunggah ulang “klip bunuh diri” tersebut.

“Kami melarang akun yang berulang kali mencoba mengunggah klip, dan kami menghargai anggota komunitas kami yang telah melaporkan konten dan memperingatkan orang lain agar tidak menonton, terlibat, atau membagikan video semacam itu di platform apa pun untuk menghormati orang tersebut dan keluarganya,” kata juru bicara TikTok.

Menurut TikTok video ini telah muncul di halaman For You Page — yang dikenal sebagai Halaman Untuk Anda yang memperlihatkan video dari berbagai macam pengguna TikTok —. Oleh karena itu, akan lebih sulit untuk menghindari rekaman “klip bunuh diri” tersebut.

Sementara itu, komunitas TikTok berusaha untuk sangat berhati-hati dan saling mengingatkan terkait video itu.

“Jika ada orang di komunitas kami yang bergumul dengan pikiran untuk bunuh diri atau mengkhawatirkan seseorang, kami mendorong mereka untuk mencari dukungan, dan kami menyediakan akses ke hotline langsung dari aplikasi kami dan di Pusat Keamanan kami,” kata juru bicara itu.

Video ini tidak hanya tersebar di TikTok, tetapi juga muncul di situs lain termasuk Facebook, Instagram, Reddit, dan Twitter. Di  Twitter sendiri beberapa pengguna membicarakan terkait dampak dari video ini bagi anak-anak dan remaja yang melihatnya.

“Peringatan juga mulai bermunculan di Instagram tempat klip video tersebut beredar. Di situs-situs seperti Twitter, para orang tua berbicara tentang anak-anak dan remaja mereka yang melihat video tersebut, dan dampak yang diambil.” tulis TheVerge.

Pada awal 2020 lalu, TikTok pernah dikecam karena beredarnya video bunuh diri seorang pemuda berusia 19 tahun. Karyawan TikTok di Brasil butuh waktu 3 jam untuk memberitahu kepolisian tentang video itu.[]

Editor: Yuswardi A. Suud

#tiktok   #bunuhdiri   #sosialmedia

Share:




BACA JUGA
Vietnam dan Filipina Sorot Keamanan TikTok
Kanada Larang Penggunaan Aplikasi Kaspersky dan Tencent
TikTok Shop Resmi Ditutup Mulai 4 Oktober Sore, Ini Dampaknya
Melanggar Data Anak-anak, TikTok Didenda Rp5,6 Triliun
Vietnam Selidiki TikTok. Konten-kontennya Dianggap Merusak Kaum Muda dan Tradisi Negara