
Ilustrasi: Bryce Durbin / TechCrunch
Ilustrasi: Bryce Durbin / TechCrunch
Cyberthreat.id - Facebook dikabarkan sedang menguji fitur baru untuk membantu penerbit memberikan pengalaman lebih baik untuk pelanggan berbayar di di sosial media.
Dikutip dari Tech Crunch, melalui fitur ini, Facebook akan mengidentifikasi pelanggan dari salah satu mitra penerbitnya, dan pelanggan tersebut akan diundang untuk menautkan akun tempat mere berlangganan berita berbayar ke akun Facebook mereka.
Diharapkan, fitur ini akan memberi kemudahan bagi pengguna, karena setelah akun berita dan akun Facebook terhubung, pengguna bisa langsung membaca artikelnya dari Facebook tanpa harus login ke akun tempat pengguna berlangganan berita berbayar.
Facebook menambahkan, ketika pelanggan menautkan akun mereka, akan ditampilkan lebih banyak konten dari penerbit itu. Bahkan Facebook juga berencana untuk terus mengembangkan pengalaman pelanggan dari waktu ke waktu.
Atlanta Journal-Constitution, The Athletic, dan Winnipeg Free Press, menjadi yang pertama menguji fitur baru ini. Facebook mengatakan pelanggan yang menautkan akun mereka menghasilkan rata-rata 111% lebih banyak klik artikel dibandingkan dengan mereka yang bukan bagian dari kelompok yang diuji. Rasio pelanggan tetap terhubung dengan penerbit juga meningkat dari 43% menjadi 97%.
Wakil presiden pemasaran produk The Athletic, Charlotte Winthrop, mengatakan, penautan akun yang dilakukan Facebook telah menawarkan cara yang nyaman dan mudah bagi para pelanggan The Athletic untuk mengakses cerita mendalam, sambil mengakses akun media sosial mereka.
“Ini meningkatkan pengalaman pelanggan kami, membuat mereka tetap terlibat dengan The Athletic dan mengetahui tim, liga, dan pemain favorit mereka," ungkap Winthrop.
Sebelumnya, Facebook memiliki hubungan yang rumit dengan penerbit berita. Misalnya saja, ketika perusahaan media mengandalkan platform media sosial untuk menyebarkan berita, salah satu asalah besarnya adalah siapa yang memiliki pelangggan.
Pendekatan baru mungkin bisa lebih diterima oleh penerbit karena masih mengharuskan pelanggan pembaca untuk berlanggan publikasi tertentu daripada menemukan secara kebetulan di linamasa saat mengakses Facebook.
Saat ini, strategi berita di media sosial difokuskan pada Facebook News, tab terpisah untuk jurnalisme di aplikasi Facebook utama yang baru-baru ini mulai dikembangkan secara internasional.[]
Redaktur: Yuswardi A. Suud
Share: