IND | ENG
Reels, Fitur Video Pendek Instagram Pesaing TikTok Dirilis

Reels | Foto: Gsmarena

Reels, Fitur Video Pendek Instagram Pesaing TikTok Dirilis
Andi Nugroho Diposting : Jumat, 07 Agustus 2020 - 09:18 WIB

Cyberthreat.id – Facebook Inc, raksasa media sosial AS, para Rabu (5 Agustus 2020), akhirnya merilis video pendek bernama Reels di platform Instagram.

Reels dibuat Facebook untuk menyaingi kepopuleran dari platform berbagi video pendek TikTok.

Sejumlah artis AS mulai memakai Reels, seperti Jessica Alba dan Mindi Kaling.

Debut Reels di tengah perbincangan Microsoft sedang bernegosiasi untuk membeli TikTok di AS. Menurut Reuters, diakses Jumat (7 Agustus), ByteDance setuju untuk melepaskan sebagian kepemilikan TikTok di bawah tekanan pemerintah AS; aplikasi terancam dilarang karena masalah keamanan dan privasi data.

Reels diuji coba pertama kali di Brasil pada 2018 dan kemudian di Prancis, Jerman dan India, yang merupakan pasar terbesar TikTok. Facebook sempat juga mencoba aplikasi mandiri bernama Lasso, sayangnya tidak mendapatkan banyak daya tarik.

Mirip dengan TikTok, pengguna Reels dapat merekam video vertikal pendek yang ramah seluler, lalu menambahkan efek khusus dan soundtrack yang ditarik dari perpustakaan musik.

Kesamaan itu membuat Kepala Eksekutif TikTok Kevin Mayer menyebut Reels sebagai "produk peniru". Bukan kali ini saja, Instagram meniru, fitur Stories juga dianggap meniru layanan Snapchat.

Vishal Shah, Wakil Presiden Produk Instagram, mengakui memang ada kesamaan [dengan TikTok]. Ada pun, kata dia, soal  "inspirasi untuk produk datang dari mana-mana," termasuk dari tim Facebook dan "ekosistem secara lebih luas."[]

#reels   #videopendek   #tiktok   #mediasosial   #amerikaserikat   #china   #bytedance   #microsoft

Share:




BACA JUGA
Microsoft Ungkap Aktivitas Peretas Rusia Midnight Blizzard
Microsoft Merilis PyRIT - Alat Red Teaming untuk AI Generatif
Peretas China Beroperasi Tanpa Terdeteksi di Infrastruktur Kritis AS selama Setengah Dekade
Indonesia Tingkatkan Kolaborasi Pemanfaatan AI dengan China
Dicecar Parlemen Soal Perlindungan Anak, Mark Facebook Minta Maaf