
Ilustrasi. | Foto: sky.com
Ilustrasi. | Foto: sky.com
Jakarta, Cyberthreat.id – Dengan adanya internet, pornografi seakan-akan menemukan wadah atau saluran penampungan yang lebih bebas dan tak terkendali. Bisnis konten dewasa ini begitu liar diproduksi dan disebarkan di internet baik situs web maupun media sosial.
Anak-anak hingga dewasa begitu mudahnya mengakses konten-konten berbau seksual. Meski pemerintah telah memblokir ribuan situs web porno, yang terjadi adalah “mati satu, tumbuh seribu” dengan alamat lain. Seperti memotong tentakel hydra yang tak pernah usai. Pornografi juga seperti “hidup abadi” di jagat media sosial atau internet.
Ghie, sebut saja begitu, selama lima tahun ini mengaku kecanduan menonton “film-film biru” online. Kepada Cyberthreat.id yang mengenalnya di Twitter, Senin (17 Juni 2019), ia menceritakan tentang pengaruh buruk yang dirasakan selama kecanduan tersebut.
“Saya menjadi lebih suka menyendiri, tidak bisa berkonsentrasi saat belajar. Paling parah, saya sampai mengekspose tubuh saya di akun Twitter saya,” ujar dia. Kini, ia mengaku sedang dalam proses rehabilitasi untuk berhenti dari kecanduan film-film porno meski tidak mudah.
Di Twitter, ada juga pengguna lain yang mengalami serupa dengan Ghie, namanya Kira, begitu dia ingin disapa. Kira mengatakan, dulu dirinya seringkali mengakses video-video porno sebelum tidur. Untuk mengakses situs-situs yang telah diblokir pemerintah, ia mengakalinya dengan akses melalui layanan VPN.
Namun, aktivitas menonton tersebut lama-kelamaan membuat dirinya merasakan “ada sesuatu yang tak nyaman” di kehidupan sehari-harinya.
“Akhirnya saya perbanyak aktivitas di kehidupan nyata saya, saya belajar, dan main dengan teman. Lama-kelamaan saya tidak lagi memikirkan video porno di waktu luang saya,” ujar dia yang kini telah lepas dari kecanduan tersebut.
Pengamat Teknologi Informasi Onno W Purbo dalam materi kelas onlinenya yang diikuti Cyberthreat.id menjelaskan kiat-kiat agar terhindar dari godaan akses video-video porno di internet.
Pornografi sulit diberantas di dunia maya karena nilai bisnisnya yang sangat tinggi. Maka, menurut Onno, sikap mental yang positif dari diri sendiri adalah modal utama agar terhindar dari konten-konten pornografi. Butuh kesadaran diri yang kuat untuk tidak mengakses konten-konten vulgar tersebut.
Di sisi lain, Onno juga menyarankan agar membentengi diri dengan menginstal software penyaring konten porno.
Berikut beberapa hal yang patut Anda perhatikan agar tak terjerumus pada konten-konten pornografi online:
Redaktur: Andi Nugroho
Share: