
Aktris Koena Mitra menjadi salah satu korban bisnis penjualan followers, likes, dan komentar palsu di medsos. Akun yang mengatasnamakan dirinya bahkan mempromosikan konten pornografi | Foto: Times of India
Aktris Koena Mitra menjadi salah satu korban bisnis penjualan followers, likes, dan komentar palsu di medsos. Akun yang mengatasnamakan dirinya bahkan mempromosikan konten pornografi | Foto: Times of India
Cyberthreat.id - Kepolisian Mumbai, India, menangkap seorang pria warga Jogeshwari, berusia 29 tahun pengelola sebuah portal yang menyediakan jasa followers, views, subscribers, dan likes palsu di media sosial. Pria bernama Kashif Mansoor ditangkap pada Rabu (22 Juli 2020) karena memiliki dan mengelola situs web http://www.amvsmm.com dengan layanan menyediakan "fake followers" pengikut palsu
Menurut keterangan polisi, perusahaan Mansoor sejauh ini telah menyelesaikan sekitar 25.000 pesanan yang menghasilkan sekitar 2,3 crore followers, likes, dan lain-lain.
Crore adalah satuan sistem angka India dan sebelumnya merupakan sistem angka Persia. Crore masih banyak digunakan di Bangladesh, India, Maladewa, Nepal, Pakistan, dan Sri Lanka, dan sebelumnya pernah digunakan di Iran. Crore India sama dengan 100 lakh atau 10 juta. Crore Iran adalah setengah juta.
Operasi yang dilakukan perusahaan Mansoor sudah berjalan selama dua tahun. Berdasarkan informasi di situs webnya, tarif tiap layanan yang ditawarkan berbeda-beda, mulai dari layanan Instagram views hingga komentar.
Bahkan pemberitahuan di dalam situsnya menyebutkan klaim bahwa jasa yang ditawarkan sudah digunakan politisi, promosi film, influencer media sosial, dan berbagai kepentingan lainnya.
Awalnya polisi hanya mengidentifikasi 54 situs web sejenis, tapi sekarang suda ditemukan 68 portal sejenis. Artinya, situs web yang dimiliki Mansoor hanya memiliki satu diantara 68 portal. Polisi pun berjanji akan menangkap pemilik portal lainnya.
"Kami akan menangkap pemilik semua portal seperti itu," kata seorang petugas dilansir Indian Express, Rabu (22 Juli 2020).
Penangkapan Mansoor ini menyusul laporan dari penyanyi India, Bhoomi Trivedi yang mengajukan keluhan resmi setelah dia menemukan profil palsu atas namanya. Setelah adanya laporan itu, polisi membentuk Special Investigation Team (SIT) untuk membongkar layanan sejenisnya. Kejahatan ini dianggap sebagai Mega Scam karena telah memiliki jaringan dan tersebar di berbagai wilayah bahkan negara.
Pelaku yang membuat profil palsu Bhoomi telah diringkus. Pelakunya adalah pemilik situs followerskart.com bernama Abhishek Dawde, diduga membuat profil palsu dari penyanyi Bhoomi Trivedi di Instagram dan menggunakannya untuk pemasaran.
Aktris India, Koena Mitra, mengeluhkan hal yang sama bahwa ada profil palsu atas namanya yang disalahgunakan di media sosial.
Polisi tak hanya menahan para pelaku, tapi juga meminta bantuan kepada Google dan Facebook untuk mengidentifikasi akun palsu. Awal pekan ini STI meminta penangguhan dua akun Twitter palsu atas nama Koena Mitra. []
Redaktur: Arif Rahman
Share: