IND | ENG
Konrad Zuse, Si Pencipta Z3 Komputer Otomatis Pertama

Konrad Zuse. | Foto: Zib.de

Konrad Zuse, Si Pencipta Z3 Komputer Otomatis Pertama
Andi Nugroho Diposting : Senin, 22 Juni 2020 - 15:08 WIB

Cyberthreat.id – Ketika dunia sedang berkecamuk Perang Dunia, dan tujuh bulan lagi Perang Pasifik pecah, tepatnya 12 Mei 1941, lelaki usia 31 tahun itu mengenalkan Z3.

Z3 adalah sebuah komputer otomatis pertama kali yang terprogram. Inilah cikal bakal dari keluarga perangkat pintar saat ini, mulai komputer desktop, laptop, smartphone, hingga pusat data.

Orang-orang saat ini tampaknya lebih mengenal Steve Jobs, Bill Gates, atau Mark Zuckerberg, di balik peradaban teknologi informasi. Tapi, siapa yang mengenal Konrad Zuse?

Lelaki itu adalah Zuse. Seorang insinyur sipil dari Technical University of Berlin, Jerman. Ia meninggal di usia 85 tahun pada 1995.

Pada hari ini, 22 Juni, Zuse berulang tahun. Jika masih hidup, ia berusia 110 tahun.

Zuse tak hanya menggeluti teknik sipil dan arsitektur, tapi setelah pensiun juga mengabdikan diri pada dunia seni lukis. Ia tak pernah menerima gelar doktoral, tapi menerima banyak gelar doctor honoris causa dan penghargaan, tulis Zib.de

Replika komputer Z3 yang sempat hancur dibom. | Foto: DW.com


Seperti apa Z3?

Jangan bayangkan Zuse seperti MacBook atau iPhone, ukurannya justru begitu besar. Perangkat ini berukuran selemari.

Saat itu Z3 dibuat khusus untuk mendukung kerja German Aircraft Research Institute. Fungsinya untuk menganalisis statistik kepakan sayap, demikian seperti dikutip dari DW.com, yang diakses Senin (22 Juni 2020).

"Pada tahun 1941, mungkin tidak ada seorang pun, bahkan Zuse atau salah satu penemu mesin komputasi lainnya , dapat membayangkan beberapa dekade kemudian, mesin seperti itu akan berdampak pada kehidupan kita sehari-hari," kata Matthias Hagen, seorang profesor di bidang analisis big data di Bauhaus University Weimar.

Zuse mengembangkan Z3 sejak 1935. Awalnya ia membuat Z1 yang bekerja secara mekanis. Lalu, melanjutkan Z2 pada 1940 dibantu sejumlah rekannya, terutama secara finansial oleh Dr. Kurt Pannke, yang memproduksi mesin penghitung kecil.

Memperbaiki Z2, barulah pada 1941, Zuse mengembangkan menjadi Z3 dalam sebuah proyek rahasia pemerintah Jerman, tulis Wikipedia. Sayangnya, umur Z3 tak panjang karena terkena bom.

Zuse lalu membangun Z4. Ia menyelesaikan proyeknya ini di sebuah desa kecil di Allgau. Ketika selesai, komputer itu dipasang di ETH Zurich (Swiss Federal Institute of Technology in Zurich). “Inilah pertama kalinya sebuah komputer membawa kesuksesan ekonomi bagi penciptanya,” tulis Zib.de. Dari proyek Z4, Zuse menerima setidaknya 30.000 franc Swiss (atau, setara Rp 450 juta, tapi ini kurs saat ini).

Pada 1949, Zuse mendirikan Zuse KG di Neukirchen. Pada 1967, perusahaan telah memproduksi 251 komputer. Pada 1964, Zuse meninggalkan perusahaannya dan dipekerjakan pertama kali oleh BBC Mannheim dan kemudian, pada awal 1967, oleh Siemens.

Zuse dan Alan Turing sering disebut-sebut sebagai “Bapak Komputer”, tapi penyematan "gelar" itu sempat dikritik, sebab pada paruh pertama abad ke-19, Charles Babbage merancang kalkulator mekanis untuk menghitung berbagai set angka.

Terlepas dari perdebatan itu, berkat penelitian Zuse, komputer dan jaringan komputer bisa kita nikmati sekarang.

Selamat ulang tahun, Zuse![]

#komputer   #z3   #komputerpertama   #konradzuse   #jerman   #alanturing   #charlesbabbage

Share:




BACA JUGA
Mencemaskan! Jutaan Motherboard PC Ternyata Dipasang Backdoor Firmware
Jerman Selidiki Komponen Asal China yang Terinstal di Jaringan 5G-nya
Tujuh Situsweb Bandara Jerman Dihantam DDoS Skala Besar
Rusia Luncurkan Serangan Siber ke Jerman Setelah Kirim Tank ke Ukraina
Malware GodFather Bikin GusarĀ Otoritas Keuangan Jerman, 16 Negara Jadi Sasaran