IND | ENG
Alat GPS Angkutan Lebaran Belum Penuhi Standar Cybersecurity

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau persiapan angkutan lebaran di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Minggu (26/5/2019). Foto: Dephub.go.id

Alat GPS Angkutan Lebaran Belum Penuhi Standar Cybersecurity
Oktarina Paramitha Sandy Diposting : Minggu, 02 Juni 2019 - 15:27 WIB

Jakarta, Cybertrheat.id – Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menyatakan seluruh angkutan Lebaran 2019 kini telah terpasang alat sistem pemosisi global (GPS). Dengan alat tersebut, pemerintah bisa memantau seluruh angkutan melalui Posko Nasional Angkutan Lebaran Terpadu yang berada di Kantor Kemenhub.

“Semua alat GPS sudah kami integrasikan dengan alat yang dimiliki oleh Kemenhub. Kami bisa cek lokasi mereka sampai mana, kecepatan berapa, pokoknya melalui alat ini, kami pastikan keamanan dan kenyamanan para pemudik,” ujar Direktur Angkutan dan Multi Moda Ditjen Angkutan Darat Kemenhub, Ahmad Yani, saat dihubungi Cyberthreat.id, Minggu (2//6/2019).

Yani menuturkan, selama pemantauan angkutan Lebaran baik jalur darat, laut, dan udara tersebut, pemerintah melakukan kerja sama dengan pihak ketiga. Kemenhub memantau kamera pengawas (CCTV) dan GPS yang terpasang pada alat transportasi.


Berita Terkait:


Namun, dari sisi keamanan siber, Yani mengatakan, pemerintah belum memiliki standar keamanan berkaitan alat GPS tersebut. “Memang sekarang belum jadi prioritas keamanan (siber) dari alat GPS ini, tapi pasti (kebijakan kami) akan ke situ (keamanan siber),” ujar Yani yang menyadari bahwa alat GPS bisa menjadi celah serangan siber.

“Apalagi sekarang banyak alat yang bisa mengendalikan transportasi jarak jauh,” ia menambahkan.


Berita Terkait:


Peta Jelajah Nusantara

Demi membantu para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, Kemenhub menjalin mitra dengan operator seluler, XL Axiata, dengan meluncurkan aplikasi Peta Jelajah Nusantara. Dalam peta terdapat fitur informasi seperti rute navigasi, posko mudik, posko kesehatan, rest area, sampai kondisi jalan rusak, dan rawan kecelekaan.

“Tak hanya itu, ada kontak penanggung jawab dari masing-masing posko yang bisa dihubungi oleh pengguna,” ujar Yani.

Berita Terkait:

Kemenhub dan XL Axiata juga bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Badan Pengatur Jalan Tol, Korlantas Polri, dan Badan SAR Nasional untuk memberikan informasi akurat kepada para pemudik.

Untuk keamanan aplikasi itu, Yani menjelaskan, masyarakat tak perlu ragu karena telah dijamin sesuai dengan standar keamanan informasi. Kemungkinan eror, kata dia, sangat kecil, kecuali berhubungan dengan jaringan internet.

Sebelumnya, Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D. Yosetya, mengatakan, aplikasi tersebut memberikan navigasi jalur mudik di semua wilayah tujuan mudik di seluruh Indonesia. “Terhubung dengan aplikasi Google Map. Masyarakat bisa mendapatkannya di Google Play Store,” ujar Yessi.

Redaktur: Andi Nugroho

#Kemenhub   #GPS   #cybersecurity   #angkutanmudik   #arusmudik2019

Share:




BACA JUGA
Politeknik Siber dan Sandi Negara Gandeng KOICA Selenggarakan Program Cyber Security Vocational Center
Hacker Pro Palestina Klaim Retas Data Puluhan Perusahaan Israel
Rawan Dibobol, Metrodata Alami Lonjakan Permintaan Jasa Cyber Security
BSSN Susun Peta Jalan Pembinaan Industri Keamanan Siber di Indonesia
Paket npm Berbahaya Ditemukan Eksploitasi Data Sensitif dari Pengembang