IND | ENG
Empat Alasan Anak-anak Harus Belajar Coding

Anak-anak usia dini yang belajar coding di Coding Bee Academy, Jakarta. | Foto: Arsip Coding Bee Academy

Empat Alasan Anak-anak Harus Belajar Coding
Oktarina Paramitha Sandy Diposting : Jumat, 06 Maret 2020 - 18:15 WIB

Jakarta, Cyberthreat.id – Co-Founder & CEO Next Education India, Beas Dev Ralhan, mengatakan, untuk memiliki karier bagus di masa depan, keterampilan teknologi harus diajarkan dan dikuasai oleh para siswa sejak sekolah dasar.

“Bahasa coding akan menjadi bahasa pokok di masa depan,” ujar Ralhan, Selasa (2 Maret 2020) seperti dikutip dari India Today.

Oleh karenanya, menurut dia, sangat penting bagi setiap anak untuk beralih dari interaksi dengan teknologi, untuk menjadi co-creator aktif. “Kita hidup di dunia yang didominasi oleh teknologi dan keterampilan pemrograman adalah kebutuhan saat ini," ujar dia.

Perubahan zaman yang serba digital saat ini, kata dia, membuat anak-anak telah mengenal perangkat yang terhubung ke internet (Internet of Things/IoT) lebih awal.

Sementara itu, Kepala Pusat Studi Forensik Digital Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Yudi Prayudi mengatakan, pendidikan coding sangat penting sebagai strategi menyiapkan sumber daya manusia di bidang pengembang dan kreator aplikasi.

Pendidikan coding sudah bisa diberikan sejak SD, SMP dan SMA. Mengapa sejak dini? “Karena berkaitan dengan cara berpikir, mindset, dan budaya sesuai dengan yang ada di Indonesia,” kata Yudi.


Berita Terkait:


Ia mengatakan, coding adalah logika fundamental sehingga materi yang diberikan bertahap menyesuaikan umur anak didik. "Ada skema fun coding, hanya satu dua baris perintah dengan logika dan bahasa pemrograman yang tepat, maka anak SD juga dapat memnyesaikan masalah tertentu," kata Yudi.

Menurut Yudi, di Indonesia saat ini SDM yang menguasai bahasa pemrogaman masih kurang. Alasannya, kata dia, banyak mahasiswa informatika dan komputer cenderung menghindari pekerjaan yang banyak melibatkan coding.

Sementara, Co-Founder Coding Bee Academy, Eko Haripin,--yang mendirikan sekolah coding untuk anak usia 5-17 tahun—menuturkan empat alasan mengapa anak-anak harus belajar coding saat ini.

Pertama, coding atau pengkodean adalah literasi baru

Hampir semua yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari menggunakan produk pengkodean, misal komputer, telepon pintar, internet, mobil, dan bahkan mainan. Dengan mempelajari pengkodean, anak-anak kita tidak hanya akan tahu cara menggunakan teknologi ini, tetapi juga memahami cara kerjanya.

“Oleh karena itu, pengkodean dapat memberdayakan dan mengubah anak-anak kita dari konsumen menjadi pencipta teknologi,” kata Eko kepada Cyberthreat.id, Jumat (6 Maret).

Kedua, peluang kerja

Generasi anak-anak saat ini, perlu tanggap bagaimana mengoperasikan komputer agar dapat bersaing di pasar kerja masa depan. Salah satu cara untuk mempersiapkan anak-anak adalah mempelajari coding. Tidak memahami bahasa pemrograman dapat dibandingkan seperti tidak tahu cara membaca.

“Apa pun karier yang ingin dikejar di masa depan, pengkodean akan menjadi keterampilan yang berharga untuk dimiliki karena dapat digunakan di semua industri,” Eko mengatakan.


Berita Terkait:


Ketiga, berpikir komputasi

Ketika anak-anak kita belajar cara membuat kode, mereka mengembangkan proses pemecahan masalah yang mirip dengan komputer. Proses ini melibatkan penggunaan pengenalan pola untuk menyajikan masalah dengan cara yang berbeda sambil secara logis memecahnya menjadi beberapa bagian dan menciptakan langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelesaikannya.

“Berpikir komputasi adalah teknik yang ampuh untuk membantu memecahkan masalah praktis,” tutur Eko.

Keempat, perkembangan kognitif

Ketika mempelajari cara membuat kode, anak-anak juga akan mempelajari keterampilan penting lainnya, seperti cara berkomunikasi, berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan memiliki ketekunan.

“Seperti yang dikatakan Bill Gates, belajar menulis program tidak hanya membantu seseorang berpikir lebih baik, tetapi juga meregangkan pikiran,” kata Eko.[]

Redaktur: Andi Nugroho

#coding   #dataanalytics   #bahasacoding   #pemrograman   #pendidikancoding   #sekolahcoding   #bahasacoding   #codingbeeacademy

Share:




BACA JUGA
AlphaCode, Mesin AI Milik DeepMind yang Jago Coding
Peneliti Temukan Nimzaloader, Malware yang Ditulis dalam Bahasa Coding Nim
Secure Coding: Hal Mendasar yang Tak Boleh Diabaikan Saat Buat Aplikasi
BSSN Sarankan Para Pengembang Startup Terapkan Secure Coding
Transformasi Digital dan Harapan Talenta Digital yang Pancasilais, Seperti Apa?