
Ilustrasi
Ilustrasi
Cyberthreat.id - Ribuan wisatawan asing terlantar di Bali setelah terjadi masalah dengan sistem komputer imigrasi bandara di Denpasar. Turis yang frustrasi menumpahkan kekesalannya ke media sosial dan mengeluh tentang insiden tersebut.
Banyak keluhan menyatakan para wisatawan telah menunggu berjam-jam tanpa penjelasan atau informasi terbaru dari petugas dan staf bandara.
"Sistem imigrasi down di bandara Bali (keberangkatan). Ini hampir dua jam," tulis seorang Netizen dilansir The Bali Sun, Sabtu (22 Februari 2020).
Media setempat menyebut sekitar 6 ribu penumpang bandara terdampak akibat insiden tersebut. Baik pada saat kedatangan maupun keberangkatan yang sampai kini belum diketahui penyebab sistem menjadi down.
"Tidak ada pengumuman. Tidak tahu apa yang terjadi dan sampai kapan," tulis sebuah akun di Twitter.
"Orang-orang lapar, lelah, dan frustrasi akibat kurangnya informasi."
Rekaman video di media sosial menunjukkan para wisatawan terlantar di terminal keberangkatan maupun kedatangan. Banyak turis yang terpaksa merebahkan diri di lantai bandara.
"Sementara sistem telah diperbaiki," tulis The Bali Times.
Petugas dan staf bandara tengah sibuk mengurus penumpang yang berurusan dengan pembatalan ataupun jaminan tiket.
Serangan Cyber?
Dilansir Bali Post, pelayanan imigrasi Bali dalam sebulan terakhir sudah dua kali mengalami insiden serangan cyber yang berdampak terhadap pelayanan publik. Pada 31 Januari 2020, running text Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar diserang hacker dengan tulisan tidak senonoh. Kini, giliran Imigrasi Ngurah Rai yang mengalami gangguan.
Disebutkan bahwa sistem di Ngurah Rai Airport sempat down (rusak) dan tidak ada backup. Akibatnya, penumpang tidak bisa ke luar dari Bandara.
Kakanwil Depkumham Bali, Sutrisno, pada Sabtu (22 Februari 2020) tidak membantah hal tersebut. Pada Jumat 21 Februari 2020, sekitar pukul 10.30 Wita telah terjadi gangguan sistem di tempat pemeriksaan Imigrasi Bandara Ngurah Rai.
Akibatnya berdampak buruk terhadap gangguan pelayanan bagi penumpang yang datang ke Bali dari mancanegara. Pihak imigrasi kemudian mengambil keputusan untuk memberikan pelayanan secara manual bagi seluruh penumpang.
Sutrisno, sekitar pukul 17.00 Wita, menyatakan telah selesai dilakukan perbaikan sistem sementara, sehingga para penumpang tidak lagi dilakukan pelayan dan pemeriksaan keimigrasian secara manual tetapi sudah secara sistem.
"Pada pukul 04.00 Wita perbaikan sistem sudah selesai 100% dan pemeriksaan keimigrasian di TPI bandaran Ngurah Rai sudah normal kembali," kata Sutrisno.
"Semoga hal tersebut tidak lagi terjadi di waktu yang akan datang," ujarnya.
Share: