IND | ENG
Opensignal Beri Nilai Buruk untuk Pengalaman Main Gim di RI

Ilustrasi | Foto: Bussiness to Community

Opensignal Beri Nilai Buruk untuk Pengalaman Main Gim di RI
Eman Sulaeman Diposting : Senin, 10 Februari 2020 - 18:30 WIB

Jakarta,Cyberthreat.id- Opensignal, perusahaan mobile analitik mengeluarkan laporan terkait pengalaman pengguna ketika bermain gim di Indonesia.

Laporan Opensignal memberikan nilai buruk untuk pengalaman bermain gim seluler (mobile) di Indonesia. Laporan itu menempatkan Indonesia di bawah Laos, Thailand, Vietnam, dan Singapura untuk daerah Asia Tenggara.

Indonesia diberikan nilai Poor untuk pengalaman game mobile dengan skor 63.6 dari 100. Peringkat Poor berarti sebagian besar pengguna merasa tingkat pengalaman ini tidak dapat diterima.

Indonesia berada di bawah Laos (65,6), Thailand (71,7), Vietnam (72,2), dan Singapura (85,5) untuk daerah Asia Tenggara. Singapura menjadi negara dengan koneksi terbaik untuk bermain gim.

“Pengukuran Opensignal berdasarkan penilaian gamer ketika diminta untuk bermain gim yang membutuhkan koneksi cepat dan anti lambat seperti Arena of Valor, Fortnite hingga Pro Evolution Soccer. Pengukuran gamer berdasarkan kecepatan koneksi internet yang membuat gim bisa memberikan pengalaman gim sempurna anti lemot,” tulis Opensignal melalui siaran pers, Senin, (10 Februari 2020).

Laporan ini berdasarkan riset Opensignal pada 10 Oktober 2019 hingga 10 Januari 2020 dengan melibatkan 37 juta perangkat di seluruh dunia.

Biasanya dalam gim battle royale atau multiplayer online battle arena (MOBA), apabila koneksi buruk maka gamer harus rela kecerdasan buatan (AI) mengambil alih permainan.

Selain itu, Opensignal mengatakan 31% negara Asia masuk dalam kategori “Buruk (Poor)”, 27% masuk “Wajar (Fair)”,  hanya 15% yang mendapat kategori “Baik (Good)” dan 8% mendapatkan kategori “Sangat Baik (Excellent)”.

Secara global, Indonesia di peringkat ke-55, hampir mendekati nilai "Fair" dan dengan skor rata-rata yang sedikit lebih tinggi untuk wilayah Asia Tenggara. Di Asia Tenggara, skor rata-rata pengalaman bermain gim mobile adalah 61,1. Sementara Indonesia mendapatkan skor 63,6 persen.

Selain negara-negara di kawasan ASEAN, Opensignal juga memberikan penilain dan skor di beberapa negara di dunia. Negara-negara tersebut antara lain,  Belanda (85,5), Jepang (85,3), Republik Ceko (85,2), dan Austria (83,9).

Negara Uzbekistan berada pada posisi buntut pada laporan ini. Uzbekistan berada di posisi 100 dengan nilai 37,6. Lima negara terendah lainnya adalah Pakistan (38,6), Kazakstan (38,9), Uni Emirat Arab (38,9), Ghana (39,1), dan Pantai Gading (39,2).[]

 

#opensignal   #game   #experience   #poor   #ketegoriburuk   #aksesinternet

Share:




BACA JUGA
Menkominfo Ancam Laporkan Facebook dan Instagram ke Polisi Jika Tak Bersihkan Konten Judi
Menkominfo Minta Facebook, YouTube, dan Google Turut Perangi Judi Online
Operator Judi Online Cangkul88 Ditangkap, Situsnya Masih Aktif
Ini Benturan Hukum Judi Online di Indonesia dengan Kebijakan Iklan Meta dan Google
Mengumpul Data Anak-anak, Microsoft Didenda Rp297,7 Miliar