IND | ENG
Survei: Hindari Peretasan, Para CEO Hapus Akun Medsos

Ilustrasi | Foto: Freepik

Survei: Hindari Peretasan, Para CEO Hapus Akun Medsos
Eman Sulaeman Diposting : Rabu, 29 Januari 2020 - 20:00 WIB

Cyberthreat.id - PricewaterhouseCoopers (PwC), perusahaan  jasa layanan professional melakukan survei terhadap 1600 pemimipin perusahaan (Chief Executive Officer/CEO)di seluruh dunia.

Survei tersebut berkaitan dengan ancaman serangan siber yang mengintai para pemimpin perusahaan tersebut.

Dari hasil survei tersebut dilaporkan, sebanyak 48 persen dari jumlah CEO tersebut mengatakan, risiko serangan siber  menyebabkan mereka mengubah perilaku digital pribadi mereka, seperti menghapus akun media sosial, atau aplikasi asisten virtual, atau meminta perusahaan untuk menghapus data mereka.

"Sudah jelas bahwa kejahatan dunia maya terus tumbuh, dan menjadi masalah bagi CEO di seluruh dunia.  Hal itu menjadi ancaman terhadap margin mereka, merek mereka, dan bahkan keberlanjutan keberadaan mereka dari serangan cyber tidak lagi menjadi risiko abstrak yang dapat diabaikan," kata Richard Horne, Peneliti cybersecurity PwC, seperti dikutip dari ZDNet, Rabu, (29 Januari 2020).

Menurut Horne, akun media sosial berpotensi ditargetkan oleh penjahat sebagai cara mendapatkan akses ke informasi pribadi.  Di sisi lain, ada kekhawatiran privasi tentang asisten virtual dan kemampuan mereka untuk memungkinkan penyadapan yang tidak diinginkan.

"Para CEO perlu menantang diri mereka sendiri dan manajemen eksekutif mereka. Apakah respons mereka memadai dan berkembang cukup cepat ketika risiko berkembang dan mengingat sifat keamanan siber? Ini akan berdampak pada semua aspek bisnis, termasuk strategi, pengembangan bisnis, rantai pasokan, staf dan pengalaman pelanggan, " ujar Horne.

Survei tersebut juga menyebut, sebanyak 80 persen dari CEO yang disurvei menyatakan ancaman siber sebagai risiko terbesar bagi bisnis mereka, lalu sebesar 79 persen dapat mengancam skill mereka, dan sebanyak 75 persen mengatakan, serangan siber merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perkembangan teknologi.

"Di tahun-tahun mendatang, mengelola risiko cybersecurity berpotensi memerlukan perubahan radikal pada bisnis dan operasinya. Hal ini supaya mereka lebih aman, serta membangun kontrol keamanan," tambahnya.[]

#CEO   #PwC   #akunmediasosial   #hapusakun   #CEOperusahaan   #kemanansiber   #hindariperetasan   #perusahaanglobal

Share:




BACA JUGA
Ingin Hapus Akun Facebook? Lakukan Hal Ini sebelum Melakukannya
Roblox Tak Sediakan Hapus Akun Otomatis, BerikutĀ  Ini Cara yang Bisa Anda Lakukan
Simak Cara Lacak dan Hapus Akun Online Lama Anda
Untuk Hapus Akun Signal, Tak Cukup hanya Uninstall Aplikasi, Begini Caranya!
Drag Race Meikarta Ditayangkan Live via Platform Jumpa.id, Hemat Kuota Internet