IND | ENG
Dua Langkah Amankan WhatsApp dari Social Hacking

WhatsApp | Foto: Cyberthreat.id/Faisal Hafis

Dua Langkah Amankan WhatsApp dari Social Hacking
Tenri Gobel Diposting : Jumat, 24 Januari 2020 - 08:30 WIB

Cyberthreat.id – WhatsApp menjadi layanan olah pesan instan yang paling banyak digunakan di Indonesia saat ini, bahkan di dunia.

Kepopuleran WhatsApp inilah yang seringkali dipakai seorang penipu atau peretas mencari keuntungan dari penggunanya. Terlebih, kini WhatsApp sendiri menerima kode sandi sekali pakai (one-time password/OTP) untuk toko online atau layanan keuangan digital.

WhatsApp memang menawarkan sejumlah fitur keamanan agar akun pengguna tidak dapat dibajak. Sayangnya, fitur keamanan ini tidak bisa menghentikan peretasan tingkat tinggi seperti yang dialami CEO Amazon Jeff Bezos.

Namun, pilihan fitur keamanan yang ada setidaknya cukup baik untuk menghindarkan diri dari penipuan rekayasa sosial atau social hacking.

Pelaku social hacking ini biasanya dengan mengirim pesan WhatsApp kepada seorang pengguna yang telah ditargetkan dan menanyakan apakah yang bersangkutan bisa meneruskan kode enam digit yang baru diterimanya melalui SMS.


Berita Terkait:


Padahal, kode enam digit tersebut adalah kunci pintu masuk ke akun WhatsApp. Karena dalam kondisi tak sadar, pengguna tersebut dengan santainya mengirimkan kode enam digit tersebut karena yang menanyakan tadi mengaku sebagai teman atau saudaranya. Tahu-tahu, dirinya baru menyadari bahwa baru saja keluar dari akun WhatsApp.

Ada dua hal yang perlu diingat oleh pengguna WhatsApp agar terhindari dari social hacking:

  • Jangan pernah membagikan kode enam digit dari WhatsApp dengan siapa pun! Meskipun itu orangtua Anda, sahabat Anda, saudara Anda. Tidak seorang pun memiliki alasan yang sah untuk meminta kode yang dikirimkan WhatsApp kepada Anda melalui SMS. Jadi jangan berpikir untuk membagikannya. Selalu ingat bahwa kode enam digit ini penting untuk dijaga kerahasiaannya, hanya pemilik akun yang dapat menggunakan kode ini.
  • Atur PIN Anda. Berlakukan PIN sebagai penghambat peretas masuk selain kode OTP tadi. PIN ini penting dilakukan agar peretas tidak dapat masuk ke akun Anda atau membajaknya.

Untuk menjamin akun WhatsApp tidak diakses orang lain, PIN memang sangat diperlukan. PIN terdiri dari enam digit. Untuk mengaturnya Anda dapat mengikuti beberapa langkah berikut ini:

  • buka WhatsApp dan ketuk tiga titik di kanan atas layar,
  • tekan “Settings/Pengaturan” > “Account/Akun” dan lalu pilih “Two-step verification/Verifikasi dua langkah”
  • tekan “Enable,” dan kemudian masukkan PIN enam digit Anda.

Anda juga dapat menambahkan alamat e-mail untuk memulihkan akun Anda jika suatu saat Anda lupa PIN. Namun, WhatsApp secara berkala akan meminta PIN saat Anda menggunakannya sehingga Anda tidak akan mudah melupakannya, demikian seperti dikutip dari The Verge, yang diakses Jumat (24 Januari 2020).[]

Redaktur: Andi Nugroho

#whatsapp   #socialhacking   #rekayasasosial   #socialengineering   #pembajakanakun   #peretasan   #penipuanonline   #otp   #katasandi   #mediasosial   #jeffbezos

Share:




BACA JUGA
Dicecar Parlemen Soal Perlindungan Anak, Mark Facebook Minta Maaf
Kanal Youtube Diretas karena Konten Kritis? Begini Kata Akbar Faizal
Meta Digugat, Dinilai Tak Mampu Lindungi Anak dari Predator Seksual
Meta Luncurkan Enkripsi End-to-End Default untuk Chats dan Calls di Messenger
Produsen KitKat Hershey Ingatkan Dampak Pelanggaran Data