
Ilustrasi. | ZDNet
Ilustrasi. | ZDNet
Cyberthreat.id – Peralatan seks pun tak ketinggalan dalam pemanfaatan teknologi terbaru. Kali ini, sex toys futuristik yang memungkinkan pengguna untuk mengontrol vibrator dari seluruh negeri atau mencapai "blended orgasms" telah membuat panas beberapa pengunjung Consumer Electronics Show, Las Vegas, Amerika Serikat, minggu ini.
Reuters melaporkan, sekitar 170.000 pengunjung diharapkan pada acara tahunan di Nevada, yang menampilkan teknologi konsumen yang mutakhir, dengan kecerdasan buatan dan aplikasi 5G di garis depan pada tahun 2020.
Perusahaan yang menjual produk-produk yang berhubungan dengan kesehatan seksual mengatakan tidak selalu merasa mudah untuk menemukan rumah di pameran itu.
Suki Dunham, pendiri OhMiBod, yang membuat vibrator yang digerakkan oleh musik, mengatakan bahwa di masa lalu stannya dimasukkan ke dalam bagian komunikasi nirkabel pertunjukan.
Ia mengatakan, vibrator diaktifkan Bluetooth dan terhubung ke aplikasi. "Anda bisa berada di sini di Las Vegas dan pasangan Anda bisa berada di New York dan Anda bisa mengendalikannya dari jarak jauh," katanya kepada Reuters.
Di dekatnya, Avery Smith, seorang asisten teknik di Lora DiCarlo, menjelaskan produk 'Ose' baru perusahaan, yang menggunakan mikrorobotik, kepada seorang peserta acara yang terlihat antusias.
"Ini pada dasarnya adalah produk rangsangan ganda seksual, jadi ini adalah pijatan pribadi untuk rangsangan internal dan eksternal untuk mencapai orgasme campuran," katanya.
Lora DiCarlo, pendiri perusahaan, mengatakan teknologi seks dimaksudkan untuk membantu orang dengan cara yang sangat sehat.
Orang-orang yang lewat di stan ini tampak malu-malu. Tetapi tidak perlu malu, kata Candace Thome, seorang asisten pemasaran di Ergo-Fit, sebuah perusahaan yang memulai debutnya dengan perangkat strap-on karet tanpa tali.
“Tidak ada yang suka membicarakan hal-hal yang tidak mereka pahami atau tidak tahu. Tapi saya pikir semakin banyak teknologi seks yang ada di sini, orang-orang akan merasa nyaman dengan itu,” katanya.
Consumer Technology Association, yang memiliki CES, mengatakan dalam sebuah pernyataan: “CES 2020 memasukkan produk seksual berbasis teknologi sebagai bagian dari kategori produk Health & Wellness atau di area startup Health & Wellness di Eureka Park. Produk harus inovatif dan menyertakan teknologi baru atau yang baru muncul untuk memenuhi syarat."[]
Share: