IND | ENG
Paket Freedom Internet, Komitmen Indosat di Segmen Milenial

VP Head of Acquisition Indosat Ooredoo, Andre Reynaldy (kanan) saat peluncuran Paket Internet Freedom di Jakarta, Selasa 1 Oktober 2019 | Foto: Rahmat Herlambang

Paket Freedom Internet, Komitmen Indosat di Segmen Milenial
Arif Rahman Diposting : Selasa, 01 Oktober 2019 - 14:46 WIB

Jakarta, Cyberthreat.id - Indosat Ooredoo melalui IM3 Ooredoo meluncurkan paket Freedom Internet dengan layanan internet tanpa terputus yang tidak menyedot pulsa walaupun paket sudah habis.

VP Head of Acquisition Indosat Ooredoo, Andre Reynaldy, mengatakan mereka mengincar segmen Milenial dengan tiga kata kunci yakni simpel, transparan dan bebas khawatir.

"Riset konsumen kami mengatakan tiga kata kunci itu yang paling dibutuhkan pelanggan," kata Andre saat meluncurkan Paket Freedom Internet di Jakarta, Selasa (1 Oktober 2019).

Pakat Freedom Internet sekaligus menegaskan brand Indosat Ooredoo yang sejak awal fokus di segmen anak muda. Kini, kata dia, segmen anak mudah telah berkembang menjadi berbagai segmen mulai dari Milenial junior yang berusia 20 tahunan sampai Milenial senior yang berusia di rentang 30-35 tahun.

Di luar Milenial, segmen konsumen Indosat juga berkembang ke social achievers. Menurut Andre, social achievers adalah konsumen yang berada di luar Milenial, tapi memiliki karakteristik sebagai pemakai data.

Cirinya seperti orang yang update dengan dinamika teknologi dan menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Pelanggan seperti ini juga menjadi incaran Paket Freedom Internet.

"Sebenarnya pelanggan Indosat Ooredoo itu ada di berbagai kalangan umur, tapi kalau ngomongin brand dan komunikasi, kami menyasar segmen Milenial dan social achiever yang sebenarnya menjadi satu kalau dilihat dari karakteristiknya."

"Misalnya kalau bicara pemakai data. Itu kan bukan Milenial saja, tapi orang yang berusia 40, 50 tahun juga butuh internet," ujarnya.

Chief Marketing Officer (CMO) Indosat Ooredoo, Ritesh Kumar Singh, mengatakan Paket Internet Freedom menjawab kebutuhan pelanggan berdasarkan informasi yang diraih dari berbagai platform.

Salah satunya informasi dari media sosial. Di Twitter, kata dia, sekitar 40-50 persen komplain pelanggan selalu terkait konektivitas dan terjadinya sedot pulsa ketika paket internet habis.

"Indonesia adalah pasar yang besar bagi kami sehingga kebutuhan customer di sini selalu kami utamakan," ujarnya. 

#Indosatooredoo   #Paketfreedominternet   #IM3   #mediasosial   #Milenial   #pulsa   #konektivitas   #paketinternet   #pemakaidata

Share:




BACA JUGA
Dicecar Parlemen Soal Perlindungan Anak, Mark Facebook Minta Maaf
Meta Digugat, Dinilai Tak Mampu Lindungi Anak dari Predator Seksual
Presiden Paparkan Empat Hal Penting dalam Pembangunan Konektivitas
Mengenal Tiga Jenis Doppelganger Pemangsa Reputasi Perusahaan
Melanggar Data Anak-anak, TikTok Didenda Rp5,6 Triliun