IND | ENG
Rekening Jenius YouTuber Wisnu Dirampok, Ini Komentar BTPN

Bank BTPN | Foto: wartaekonomi.co.id

Rekening Jenius YouTuber Wisnu Dirampok, Ini Komentar BTPN
Andi Nugroho Diposting : Minggu, 01 September 2019 - 14:16 WIB

Jakarta, Cyberthreat.id – YouTuber Wisnu Kumoro mengaku keheranan dengan kejadian “perampokan digital” yang dialaminya pada Kamis (29 Agustus 2019) malam.

Uang di rekening Jenius, layanan digital milik Bank BTPN,  miliknya dirampok oleh penjahat online (cracker). Padahal, Wisnu dalam video penjelasannya, Jumat (30 Agustus), mengaku seorang yang selalu menerapkan standar keamanan dalam berinternet.

This is crazy!” kata dia.

Ia mengaku telah menerapkan standar pengamanan akun-akunnya dengan kata sandi yang berbeda-beda. Makanya, ia selama ini menginstal Google Authenticator untuk mengelola kata sandinya.

Bahkan, untuk akses aplikasi Jenius ia tak pernah memakai kata sandi atau PIN, tapi menggunakan sidik jari (finger print).


Foto: tangkapan layar stories IG Wisnu Kumoro


Pendek kata, ia mengikuti nasihat keamanan yang selama ini dikampanyekan soal berinternet aman. Ia juga mengaku tak pernah memakai jaringan wi-fi publik. Ia sadar bahwa jaringan itu bisa diretas dan tidak aman.

“Jadi, gue telah menjadi netizen yang baik, lucunya gue masih kena (cracker),” kata dia.

Ia pun sempat memblokir akun Jeniusnya sementara, tapi tak lama pemblokiran itu terbuka kembali. Anehnya lagi, si penjahat itu juga bisa menghapus perangkat yang terkoneksi di akun Jeniusnya.

“Nominalnya tidak besar, hanya beberapa juta,” kata Wisnu yang memiliki tiga kartu Jenius terkait dengan uang yang hilang. Dan, menurut dia, si penjahat itu bisa mengakses ketiga-tiganya sekaligus.  “Itu cepat banget,” kata dia

Ia mengaku sejak kejadian itu kepercayaan terhadap teknologi sulit untuk kembali. Padahal, ia mengatakan, selama ini termasuk orang yang mengampanyekan bahwa teknologi memudahkan kehidupan seseorang.

Ia pun menyarankan agar berhati-hati dalam berinternet. Untuk selalu rutin melakukan penggantian kata sandi atau PIN. “Kalian tidak akan tahu menjadi target atau tidak,” kata dia.

Selain itu, “Backup (cadangkan) data-data kalian, jangan sembarangan membagikan identitas pribadi, hati-hati dari orang yang menelepoin tentang verifikasi data, dan hati-hati menyebarkan fotokopi KTP,” kata dia.


Berita Terkait:


Tanggapan BTPN

Sementara itu, Head of Digital Banking Bank BTPN Irwan S Tisnabudi mengatakan, perusahaan memberikan perhatian utama terhadap kejadian yang dialami oleh Wisnu Kumoro.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul dari permasalahan ini," ujar dia seperti dikutip dari Kompas.com, Sabtu (31 Agustus).

Menurut Irwan, saat ini BTPN masih melakukan proses investigasi menyeluruh atas kejadian tersebut. "Dapat kami pastikan bahwa simpanan nasabah di Jenius aman dan terlindungi," ujar dia.

Irwan pun mengatakan, perusahaan akan terus mengingatkan kepada nasabah untuk menjaga keamanan data, di antaranya membedakan email dan password untuk kebutuhan transaksi perbankan dengan kebutuhan yang lain, seperti media sosial dan aplikasi lain.

Selanjutnya, ia menyarankan nasabah untuk mengganti PIN dan password secara berkala. “Edukasi tersebut Jenius sampaikan melalui berbagai medium, termasuk email, artikel, media sosial, push notification, hingga berbagai kegiatan bersama komunitas," ujar dia.

#youtuber   #penjahatonline   #cracker   #aplikasijenius   #btpn   #rekeningjenius   #wisnukumoro

Share:




BACA JUGA
Ketum PB SEMMI Jadi Saksi Kasus YouTuber yang Tuding Ijazah Palsu Presiden Jokowi
YouTuber Korea Selatan Ini Berangkat Perang ke Ukraina
Jenius Kenalkan Portal Informasi Keamanan Digital
Awas, Para YouTuber Ditarget Malware Pencuri Kata Sandi
Polisi Siber Tangkap Yahya Waloni, YouTube Blokir Konten yang Dilaporkan