
Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) Bintang Wahyu Saputra menjadi saksi di persidangan. Foto: Arsip pribadi
Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) Bintang Wahyu Saputra menjadi saksi di persidangan. Foto: Arsip pribadi
Cyberthreat.id - Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) Bintang Wahyu Saputra menjadi saksi di persidangan ijazah palsu Presiden Joko Widodo dengan terdakwa Bambang Tri dan Sugik Nur Rahardja.
"Sebagai warga negara yang baik, saya datang memenuhi panggilan Pengadilan Negeri Surakarta sebagai saksi pada kasus ijazah palsu Presiden Joko Widodo dengan terdakwa Bambang Tri," kata Bintang, Selasa (3 Januari 2023).
Bintang melanjutkan, siapa pun yang mengolok-olok Presiden Republik Indonesia dan melakukan fitnah terhadap Presiden akan berhadapan dengan PB. SEMMI.
"Presiden itu kepala negara, beliau adalah simbol negara, kita harus menjaga marwah dan martabat beliau sebagai kepala negara." katanya.
Kata Bintang, tuduhan ijazah palsu Presiden Joko Widodo bukan pertama kalinya ditudingkan oleh Bambang Tri. Karena itu pihaknya mengapresiasi respon cepat Polri dengan menangkap Bambang Tri dan sugik Nur yang video membuat heboh dan menjadi polemik diruang publik.
"Video tuduhan ijazah palsu oleh Bambang Tri di channel YouTube Sugik Nur sudah menguras energi publik dengan polemik yang tidak perlu. Meski belum pernah melihat saya yakin ijazah Presiden Joko Widodo itu asli." tegas Bintang.
Menurut Bintang, sebelum terpilih sebagai presiden, Joko Widodo menjabat sebagai Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta di mana pada proses keduanya diharuskan KPUD menyertakan fotokopi ijazah yang dilegalisasi. Artinya ijazah itu harus asli.
"Karena polemik sudah mengarah fitnah mendorong pihak sekolah dari SD, SMP, SMA bahkan kampus Universitas Gajah Mada menyampaikan rilis bahwa ijazah Presiden Jokowi asli. Orang halu mana lagi yang mempermasalahkan." ujarnya.
Selain Bintang turut hadir sebagai saksi Kepala Sekolah SMPN 1 Surakarta Salim Ahmad, teman SMPN 1 Surakarta Edi Kuncoro, Kepala SDN Tirtoyoso 111 dan kerabat Presiden Joko Widodo lainnya.
"Secara khusus atas respon cepat Polri saya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Ditsiber Bareskrim Polri yang responsif dan presisi mengusut kasus ini," ujar Bintang.
Share: