
Rusuh, Gojek Hentikan Sementara Operasional di Papua (Foto ilustrasi via CNBC Indonesia)
Rusuh, Gojek Hentikan Sementara Operasional di Papua (Foto ilustrasi via CNBC Indonesia)
Jakarta, Cyberthreat.Id -Kerusuhan yang melanda Provinsi Papua dalam dua pekan terakhir disusul pemblokiran akses internet di sana membuat Gojek Indonesia memutuskan menghentikan sementara operasionalnya.
Juru bicara Gojek, Michael Say, mengatakan kebijakan diambil setelah mempertimbangkan kondisi keamanan.
"Untuk saat ini operasional Gojek di Papua kami hentikan sementara," katanya seperti dilansir Tempo.co, Jumat, 30 Agustus 2019.
Gojek resmi beroperasi di Papua pada awal 2019 lalu. Layanan yang diberikan Gojek untuk masyarakat Papua yakni pengantaran penumpang (Go-Ride), pengantaran makanan (Go-Food) dan pengantaran barang (Go-Send), serta pembayaraan non tunai (Go-Pay).
Michael mengatakan saat ini perusahaan terus memantau dan mendata karyawan serta mitra Gojek di seluruh Papua. Gojek juga memonitor kondisi di titik-titik demo untuk memastikan mitra-mitranya dalam keadaan selamat.
Gojek menyatakan keprihatinannya atas aksi yang memanas yang terjadi di Papua dan Papua Barat. Michael mengatakan pihaknya menghimbau mitra Gojek dan warga setempat untuk waspada dan berhati-hati.
"Untuk pertanyaan terkait operasional, kami himbau untuk seluruh mitra kami di Papua untuk dapat menghubungi driver care unit di 021-50233200," ujarnya.
Gojek belum dapat memastikan kapan kembali melayani masyarakat Papua.
Hasil riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) tahun 2017 mengungkapkan, Gojek telah berkontribusi Rp 8,2 Triliun per tahun dari penghasilan mitra pengemudi. Lalu Rp 1,7 Triliun dari mitra UMKM terhadap perekonomian nasional.[]
Share: