
Ilustrasi | Foto: freepik.com
Ilustrasi | Foto: freepik.com
Kairo, Cyberthreat.id – Tulisan “Guangzhou" dalam huruf Arab berwarna biru itu terlihat besar di sebuah toko ponsel di daerah Kairo selatan, Mesir.
"Saya memilih untuk menamai toko saya dengna Guangzhou karena semua aksesori ponsel pintar berasal dari kota besar China di Guangzhou, termasuk layar, pelindung layar, penutup dan lainnya," kata Ali Mandour, pemilik toko itu seperti dikutip China Daily, yang diakses Minggu (18 Agustus 2019).
Kairo dan kota-kota lainnya telah menjadi target pasar produk telekomunikasi asal China. Ade Muawaad, misalnya, lelaki berusia 50 tahun itu adalah pengguna Huawei. Ia sedang meminta pemilik toko untuk mengganti pelindung layarnya.
"Hal yang baik tentang ponsel Huawei adalah bahwa mereka sangat praktis dan mereka memiliki konfigurasi yang sesuai dengan pebisnis dan pengguna biasa. Saya percaya 99 persen produk di Mesir sekarang dibuat di China," kata Muawad.
Sayyid Mohamed, seorang tukang kayu berusia 44 tahun yang sedang minum teh di kedai kopi, mengatakan ia lebih suka ponsel Oppo karena kecepatan yang sangat baik dari prosesornya.
Dalam Huawei Developer Conference 2019, yang diadakan awal Agustus di kota Dongguan, Provinsi Guangdong, China selatan, Huawei mengatakan 100 juta pengguna aktif di luar China menikmati layanan mobile-nya.
Sementara toko sebelahnya menawarkan produk Xiaomi bersama dengan produk-produk lain, seperti laptop, tas laptop, bank daya, headset, aksesori komputer, dan skuter listrik.
Abdel-Rahman Amer, tim pemasaran Xiaomi, mencatat bahwa Xiaomi memiliki sekitar 15 cabang di seluruh Mesir. "Kami sedang berupaya membuka lima cabang lainnya tahun ini dan kami juga memiliki 2.000 distributor resmi di semua provinsi Mesir," kata Amer.
Semakin populernya produk-produk China di Mesir tidak terbatas pada telepon seluler dan aksesorinya. Ini setidaknya terlihat di toko Miniso di mal City Stars.
Miniso menjual lebih dari 12 produk yang berbeda, termasuk tas, topi, kaus kaki, mainan, kacamata hitam, dudukan telepon mobil dan aksesori lainnya. Semuanya berasal dari China.
"Produk-produk China menjadi lebih populer di Mesir dengan reputasi yang sangat baik. Saya tidak punya masalah sama sekali membeli produk China, dan saya tahu banyak teman yang memiliki ponsel Huawei dan Oppo," kata Maria Mamdouh, 20 tahun, saat berbelanja di Miniso.
"Produk-produk China memiliki berbagai desain menarik, dengan kualitas tinggi dan harga terjangkau," tutur dia.
Awal Agustus lalu, produsen televisi terkemuka China, Konka Group, juga mengumumkan peresmian pabrik TV LED-nya di Provinsi Beni Suef Mesir di Kairo bagian selatan.
Kerja sama ekonomi antara China dan Mesir memiliki pertumbuhan yang cepat dalam lima tahun terakhir. “Tahun lalu, kami memiliki US$ 13,8 miliar perdagangan bilateral," kata Han Bing, Menteri Konselor Urusan Ekonomi Kedutaan Cina di Mesir.
Sementara itu, Khaled Mostafa, Sekretaris Jenderal Kamar Dagang Kairo, memuji produk-produk China yang diekspor ke Mesir. "Sepanjang sejarah, Mesir dan China selalu menjadi teman dekat, yang memfasilitasi banyak urusan ekonomi dan komersial di antara mereka," kata dia.
Share: