
Coba Taksi Oline Bitcar, Ini Bedanya dengan Grab dan Gojek
Coba Taksi Oline Bitcar, Ini Bedanya dengan Grab dan Gojek
Jakarta, Cyberthreat.Id - Layanan taksi online baru bernama Bitcar berencana mengaspal di jalanan Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek) mulai pekan pertama Agustus 2019. Lantas, apa yang membedakan BItcar dengan dua pemain lama Grab dan Gojek?
Cyberthreat.Id mencoba mengunggah aplikasi Bitcar yang tersedia di App Store dari perangkat IPhone. Di sana, sudah tersedia aplikasi untuk mitra pengemudi dan penumpang. Untuk pengemudi, aplikasinya bernama “BitCar Driver”. Sedangkan untuk penumpang hanya “BitCar” saja.
Setelah mengunduh aplikasinya, pengguna diminta untuk melakukan pendaftaran. Menariknya, selain nomor telepon, pengguna juga diminta untuk memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum di KTP.
Tak hanya sampai di situ, pengguna juga diminta mengirimkan foto KTP dari sisi depan dan belakang. Setelah data-data itu diisi barulah aplikasi tersebut meminta agar pengaturan lokasi diaktifkan.
Sekedar tahu saja, Grab dan Gojek sebelumnya tidak meminta pengguna mengirimkan nomor KTP maupun foto KTP seperti yang dilakukan Bitcar. Kemungkinan, ini dilakukan dengan alasan keamanan.
Ketika dicoba pada 1 Agustus 2019, aplikasi itu belum dapat digunakan. Setelah lokasi penjemputan dan lokasi tujuan dimasukkan, muncul tulisan yang menyatakan “pengemudi tidak tersedia.”
Sebelumnya, Chief Operational Officer (COO) Bitcar Christiansen Wagey mengatakan, Bitcar akan beroperasi di wilayah Jakarta dan sekitarnya mulai minggu pertama Agustus 2019. Saat ini, kata Christiansen, sudah ada 1.000 mitra yang akan bekerja sebagai pengemudi taksi online Bitcar.
“Sekarang kami lagi proses verifikasi data driver yang sudah mendaftar," kata Christiansen, Kamis, 1 Agustus 2019.
Tahap awal, Bitcar akan fokus pada layanan taksi online. Tahun depan, kata Christiansen, mereka akan masuk ke ojek online.
"Kami mulai dengan taksi online, awal tahun depan baru untuk ojek online dan layanan lainnya," ucapnya.
Christiansen yang juga menjabat Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Driver Online (ADO) menyampaikan, pada akhir Agustus layanan Bitcar dapat dinikmati di Medan, Sumatera Utara dan pada September di Surabaya, Jawa Timur.
Meskipun bikinan berusahaan asal Malaysia, namun Christiansen menegaskan Bitcar berkantor pusat di Central Park, Jakarta.
Meskipun dikelola oleh mantan mitra Grab dan Gojek, Christiansen menegaskan bahwa Bitcar bukan proyek sakit hati. Dia bahkan mengatakan dirinya dan anggota timnya masih punya akun aktif di taksi online lain.
Ia menyampaikan kehadiran Bitcar juga diharapkan dapat membantu pengemudi yang sudah kehilangan pekerjaan akibat kasus suspend.
“Dengan hadirnya Bitcar akan membantu rekan-rekan yang akunnya sudah di-suspend agar dapat sesuai PM 118/2018," ujarnya.
"Kami hadir bukan untuk melawan mereka (Grab dan Gojek), tetapi memberikan pilihan bagi driver dan masyarakat," ujarnya. []
Share: