IND | ENG
Kisah Sedih Driver yang Dapat Orderan GrabFood Fiktif

Kisah Sedih Driver Grab yang Dapat Orderan GrabFood Fiktif

Kisah Sedih Driver yang Dapat Orderan GrabFood Fiktif
Yuswardi A. Suud Diposting : Kamis, 01 Agustus 2019 - 13:56 WIB

Cyberthreat.Id - Pekerjaan sebagai mitra ojek online semacam Grab dan Gojek masih rentan penipuan. Terlebih jika mendapat orderan membeli makanan. Uang hasil ngojek seharian, bisa-bisa lenyap tak berbekas jika mendapat orderan fiktif dari orang yang tidak bertanggung jawab.

Hal itulah yang dialami oleh Denda Hermawan, seorang mitra Grab. Pada 29 Juli 2019, sang istri bernama Shella Selia Avriyanti membagikan kisah sedih di dinding Facebook-nya setelah suaminya mendapat orderan fiktif.

Seperti diketahui, jika mendapat orderan makanan atau minuman dengan pembayaran cash, sang pengemudi harus menalangi biayanya terlebih dahulu, sementara pemesan baru membayar setelah orderannya diantar ke alamat yang dituju.

Malam itu, Denda Hermawan mendapat orderan untuk membei 14 cup kopi seharga Rp318 ribu rupiah.  Menurut Sella, awalnya suaminya sangat senang lantaran mendapat orderan dengan jumlah banyak.  Malangnya, ketika diantar ke rumah sesuai alamat yang ternyata di aplikasi, rupanya rumah itu kosong melompong. Tak ada penghuninya.

Padahal, sebelumnya suaminya harus antri untuk membeli pesanan kopi tersebut. Lalu harus keliling kompleks sebelum akhirnya menemukan alamat yang ternyata rumah kosong itu.
 
“Ya Allah ada saja orang iseng yang ngeremehin pekerjaan sebagai ojol, dia gak tahu apa suamiku pergi pagi pulang malam buat nafkahjin anak istrinya. Dan malam ini suamiku pulang tanpa uang sepersen pun,” ujar Shella seraya melampirkan foto suaminya dan rincian belajaan di struk belanja.

“Aku sadar sih rezeki udah ada yang ngatur,mungkin Allah mau menaikan derajat suami supaya lebih sabar. Bismillah semogaorang lain gak ngalamin seperti ini! Mudah-mudahaan orang yang menipu suamiku cepat dapat hidayah. Amiinn,” kata Sella.

Membaca cerita itu, sejumlah netizen mengungkapkan rasa harunya.

“Ya Allah itu orag meni tega. Dipikir yari uang tuh gampang..padahal nyampe keringan dingin buat nafkahin anak istri. Ikut prihatin ya teteh…semoga ada gantinya rezeki yang lebih berkah lagi,” kata seorang netizen mencoba menghibur.

Seorang netizen lainnya mempertanyakan apakah perusahaan Grab selaku penyedia platform mau mengganti jika terjadi orderan fiktif seperti itu.

“Bisa, asalkan struk pembeliannya masih ada. Telepon CS aja,” jawab seorang netizen lainnya.

Seorang netizen lain yang tampaknya sesama mitra ojek online menyarankan agar modal di fitur GrabFood-nya disetel maksimal Rp100 ribu saja. Dengan begitu, kalau pun ada orderan fiktif, tidak terlalu besar kerugiannya.

“Saya pernah kena tipu orderan KFC sebesar Rp250 ribu, tapi ya udah saya makan rame-rame aja bareng teman,” katanya.[]

Baca juga:
Order Fiktif GrabFood Serang Warung Bebek Chipuk

#orderfiktif   #grabfood   #grab

Share:




BACA JUGA
Layanan Grab Terganggu se-Asia Tenggara, Ini yang Dialami Penggunanya
Registrasi Vaksinasi Covid-19 Gandeng Aplikasi Good Doctor, Ini Jawaban Pemerintah Terkait Keamanan Datanya
Polisi Periksa Dua Korban Dugaan Penipuan Grab Toko, Rugi Puluhan Juta
Ketua DPD RI Minta OJK dan Polisi Serius Usut Kasus Penipuan Online
Usai Tangkap Yudha Grab Toko, Polisi Periksa Sejumlah Saksi Termasuk Pihak Bank