IND | ENG
Generasi Milenial Pemicu E-Commerce Indonesia Tumbuh Cepat

Ilustrasi | Foto: freepik.com

Generasi Milenial Pemicu E-Commerce Indonesia Tumbuh Cepat
Oktarina Paramitha Sandy Diposting : Selasa, 23 Juli 2019 - 20:10 WIB

Jakarta, Cyberthreat.id – Kebiasaan generasi milenial yang menggunakan platform online untuk berbelanja online dinilai sebagai salah satu pendorong pertumbuhan cepat e-commerce di Indonesia.

Demikian disampaikan oleh Chief External Affairs Home Credit Indonesia, Andy Nahil Gultom saat ditemui di peluncuran kerja sama Home Credit dan Bukalapak, Selasa (23 Juli 2019) di Jakarta.

Selain faktor generasi milenial itu, hal lain yang juga mendorong pertumbuhan e-commerce, antara lain (a) meningkatnya penggunaan internet dan ketersediaan smartphone yang cukup tinggi, (b) peningkatan usaha mikro, (c) tumbuhnya investasi perusahaan ekonomi digital di Asia Tenggara, dan (d) terakhir, dorongan dari pemerintah untuk menggalakkan pertumbuhan ekonomi digital. 

Dengan adanya pertumbuhan e-commerce itu, kata Andy, gaya hidup masyarakat juga berubah, salah satu yang paling tampak adalah semakin konsumtif.

Menurut dia, proyeksi pertumbuhan e-commerce di Indonesia pada tahun 2022 sekitar  Rp 910 triliun. “Proyeksi tersebut delapan kali lipat lebih besar dibanding 2017 yang bernilai Rp 112 triliun,” ujar Andy.

Hal itu pulalah yang melatarbelakangi Home Credit Indonesia menggandeng salah satu pasar daring terbesar di Indonesia, Bukalapak, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital.

Fitur Keamanan

Director of Payment, Fintech, and Virtual Product Bukalapak, Victor Lesmana berharap dengan kerja sama itu layanan Bukalapak bisa menjangkau seluruh konsumen dan pelaku udaha yang membutuhkan pembiayaan tunai, cepat, dan aman. 

“Produk ini merupakan bagian dari program Buka Pembiayaan yang telah menyediakan berbagai solusi layanan keuangan seperti Bukacicilan yang diperuntukan pada konsumen dan BukaModal untuk para seller di Bukalapak,” ujar dia.

Ketika disinggung fitur keamanan dalam layanan itu, Victor mengungkapkan, penyedia dompet digital (e-wallet) yang bekerja sama dengan Bukalapak sudah memiliki prosedur keamanan yang berlapis. 

Ia juga menambahkan tiap akun e-wallet diawasi oleh tim khusus Bukalapak untuk memantau transaksi, dan nantinya setiap transaksi akan ada prosedur keamanan. “Jadi kalau HP hilang tidak usah khawatir dengan akun e-wallet dan Bukalapak. Nanti, ada prosedur keamanan untuk mencegah penyalahgunaan akun," kata Victor.

Redaktur: Andi Nugroho 

#e-commerce   #belanjaonline   #bukalapak   #homecredit

Share:




BACA JUGA
Cacat OAuth Kritis Terungkap di Platform Grammarly, Vidio, dan Bukalapak
Waspada Serangan BEC Berkedok Tutupnya SVB
Silicon Valley Bank Tutup, Pelapak Online di Amerika Serikat Kesulitan Terima Pembayaran
JD.ID Jamin Penarikan Dana di JDBalance Cair Tiga Hari, Berikut Caranya
JD.ID Menyerah di Indonesia. Layanan Ditutup Akhir Maret 2023