IND | ENG
Kasus Rius Selesai, Garuda Tegaskan Hargai Masukan Konsumen

Foto: IG Hotman Paris

PAKU ITE hingga Hotman Paris Turun Tangan
Kasus Rius Selesai, Garuda Tegaskan Hargai Masukan Konsumen
Zulfikar Akbar Diposting : Jumat, 19 Juli 2019 - 10:33 WIB

Jakarta, Cyberthreat.id - Kasus YouTuber Rius Vernandes dengan Serikat Karyawan Garuda Indonesia (Sekarda) akhirnya selesai, Jumat (19 Juli 2019). Setelah Paguyuban Korban UU ITE (PAKU ITE) turut bersuara, dan pengacara Hotman Paris Hutapea pun turun tangan, persoalan tersebut akhirnya disepakati untuk diselesaikan secara kekeluargaan.

Ketua Sekarga Tomy Tampati sendiri berterus terang menyesalkan munculnya kehebohan dari kasus tersebut dan meminta maaf atas kehebohan gara-gara peristiwa ini.

“Garuda terbuka terhadap kritik. Kami menyampaikan permohonan maaf dan terima kasih atas atensinya,” kata Tomy.

Dalam kasus tersebut, pengacara Hotman Paris dan I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara (Direktur Utama Garuda Indonesia) berperan sebagai mediator yang menjembatani kedua belah pihak agar dapat menuntaskan persoalan tersebut dengan sebaik-baiknya. 

Hal itu juga dibenarkan oleh Ari sendiri. "Saya bisa memastikan serikat pekerja untuk mencabut laporan polisi yang diadukan atas unggahannya Mas Rius," kata Ari.

Ari juga berharap agar perdamaian kedua belah pihak bisa menjadi momentum penting. "Semoga negara ini ada kesatuan dari semua perbedaan yang ada," Ari menambahkan. 

Patut dicatat, kasus itu sendiri berawal dari postingan Rius di Insta Story di akun Instagram miliknya, @rius.vernandes, Sabtu (13 Juli 2019). Di sana ia menayangkan foto kartu menu kelas bisnis di penerbangan rute Sydney-Denpasar.

Selain mengunggah foto, ia juga menayangkan tulisan yang ditulis tangan di atas selembar kertas, lengkap dengan keterangan soal menu tersebut. "Menu yang dibagiin tadi di Business Class @garuda.indonesia tadi dari Sydney-Denpasar. Menunya masih dalam percetakan, Pak," tulisnya. 

Tak lama, ia juga mengunggah lagi foto lainnya, dan kali ini memperlihatkan ruang customer service milik Garuda Indonesia. 

Beberapa hari berselang, di luar dugaan, Rius dan Elwiyana Monica, YouTuber lainnya, justru dilaporkan ke Polres Soekarno-Hatta. 

Ketua Sekarga, Tomy, saat itu menilai bahwa unggahan Rius tersebut sangat merugikan pihaknya. "Postingan itu merugikan perusahaan, makanya beberapa anggota Sekarga melaporkan ke Polres Bandara," katanya, saat itu. "Atas perbuatan mereka, berdampak terhadap reputasi perusahaan tempat kami bekerja."

Tak pelak, kasus ini juga mendapatkan sorotan dari PAKU ITE, organisasi yang juga berisikan masyarakat yang pernah menjadi korban UU ITE. 

"Pelaporan pihak Garuda Indonesia terhadap Rius merupakan bentuk perilaku perusahaan negara yang melakukan pembungkaman dan tidak seharusnya dilakukan," kata pihak PAKU ITE yang diwakili Muhammad Arsyad dan Anindya Joediono. 

Menurutnya, publik berhak berpendapat ataupun menuntut fasilitas yang mereka peroleh dari apa yang mereka telah bayar. "Komplain dari konsumen tidak serta merta disikapi dengan pelaporkan secara pidana," katanya lagi. 

Sedangkan Anindya menjelaskan, bahwa PAKU ITE menilai, kritik dan saran merupakan hal wajar dari konsumen kepada institusi bisnis, "Sehingga seharusnya disikapi dengan arif dan bijaksana," Anindya menegaskan.

Maka itu Ari Akshara sendiri akhirnya menanggapi bahwa perusahaan juga sudah meminta Sekarga untuk mencabut laporan di kepolisian. Selain ia juga memastikan kasus ditutup secara kekeluargaan.

"Perlu kami tegaskan bahwa Garuda Indonesia selalu menempatkan masukan dan kritik yang membangun dari pelanggan sebagai aset penting untuk meningkatkan layanan," ujar Ari yang memimpin Garuda Indonesia sejak 12 September 2018 tersebut, menandaskan.***

Redaktur: Zulfikar Akbar

 

 

 

#GarudaIndonesia   #RiusVernandes   #HotmanParisHutapea   #YouTuber   #PakuITE

Share:




BACA JUGA
Ketum PB SEMMI Jadi Saksi Kasus YouTuber yang Tuding Ijazah Palsu Presiden Jokowi
YouTuber Korea Selatan Ini Berangkat Perang ke Ukraina
Awas, Para YouTuber Ditarget Malware Pencuri Kata Sandi
Polisi Siber Tangkap Yahya Waloni, YouTube Blokir Konten yang Dilaporkan
Dua Kanal YouTube Muhammad Kace Masih Aktif Meski Polisi Sudah Minta Diblokir Kominfo