IND | ENG
Tim AI dan Keamanan Siber BRIN Ciptakan Aplikasi Pengenal Wicara untuk Medis

BRIN

Tim AI dan Keamanan Siber BRIN Ciptakan Aplikasi Pengenal Wicara untuk Medis
Andi Nugroho Diposting : Selasa, 29 November 2022 - 14:00 WIB

Cyberthreat.id – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menciptakan aplikasi Sistem Pengenal Wicara untuk Pendiktean Medis (SPWPM).

Sistem tersebut membantu para dokter menulis laporan diagnosis, memeriksa, dan memberikan konsultasi kepada pasien, secara langsung. Riset ini dimonitor dan dievaluasi langsung oleh Pusat Layanan Teknologi (Pusyantek) BRIN.

Aplikasi SPWPM secara resmi diluncurkan oleh Kepala Organisasi Riset Elektronika dan Informatika BRIN Budi Prawara di  Jakarta, Senin (28 November 2022).

Sistem tersebut hasil kerja sama tim perekayasa Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber- BRIN dengan PT Dua Empat Tujuh (Solusi247) dan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita.

Dalam keterangan tertulisnya dikutip dari situsweb BRIN, Budi mengatakan, tim riset kecerdasan buatan dan keamanan siber BRIN telah menggeluti teknologi pengenalan wicara sejak 2010.

Lalu, mereka berhasil mengembangkan produk inovasi risalah otomatis bernama “Perisalah”. “Produk ini dikomersialisasikan oleh PT Ifki. Selain itu juga, digunakan oleh beberapa lembaga negara untuk membantu menafsirkan risalah yang dilakukan secara tepat dan cepat,”ujarnya.

Pada 2023, ada beberapa ide riset lagi yang akan dilaksanakan, di antaranya sebagai lanjutan pengembangan, dan penyempurnaan dari SPWPM. “Pengembangan dari automatic speech recognition (ASR), untuk catatan periset dan pengembangan speech biometric,” katanya.

SPWPM merupakan sistem pengentrian, atau pendiktean data diagnosis. Alat ini, menggunakan teknologi pengenal wicara berbasis bahasa Indonesia, dan terintegrasi di aplikasi layanan rumah sakit (App EMR).

”SPWPM tidak berinteraksi langsung dengan pengguna, melainkan melalui aplikasi rekam medis di rumah sakit, seperti aplikasi MEDIS247 dan aplikasi ASRi,” tutur Koordinator KR Pemrosesan Ucapan BRIN Asril Jarin.

Pengoperasiannya dilakukan bersama sistem aplikasi pengguna, yang menyediakan fitur layanan pengenalan wicara, seperti pendiktean laporan medis dengan suara.

Ada tiga komponen penting di dalam aplikasi itu, pertama, komponen middleware (MW), berfungsi menerima permintaan layanan melalui APIRESTful/HTTP dari pengguna.

Selanjutnya, dikirim ke ASR Engine yang berada dalam komponen back end. Komponen back-end berperan sebagai pekerja dari sistem SPWPM, dan di dalamnya terdapat ASR Engine.

Ketiga, komponen pendukung yang terdiri dari database, messaging system, dan cloud platform. Sementara itu, PostgreSQL digunakan sebagai database dan NATS, yang digunakan untuk messaging system, ujar Asril.[]

#brin   #dokter   #rumahsakit   #sistempengenalsuara

Share:




BACA JUGA
Serangan siber di Rumah Sakit Ganggu Pencatatan Rekam Medis dan Layanan UGD
Ganggu Sistem Rumah Sakit, Aktivitas Hacker Sangat Meresahkan
Hack Rumah Sakit Anak, Hacker Minta Maaf dan Berikan Deskripsi Gratis
Perancis Gencarkan Proteksi Rumah Sakit Usai Serentetan Serangan Siber