IND | ENG
Polisi Tangkap SAN, Penipu 116 Mahasiswa IPB yang Terjerat Utang Pinjol

Kampus IPB di Bogor, Jawa Barat. Foto: ipb.ac.id

Polisi Tangkap SAN, Penipu 116 Mahasiswa IPB yang Terjerat Utang Pinjol
Andi Nugroho Diposting : Senin, 21 November 2022 - 10:55 WIB

Cyberthreat.id – SAN, seorang perempuan yang terlibat dalam dugaan penipuan terhadap ratusan mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian.

Perempuan 29 tahun tersebut mengiming-imingi investasi online kepada para mahasiswa dengan keuntungan 10 persen dari sebuah toko online. Tertarik dengan bujuk rayu SAN, ratusan mahasiswa itu rela meminjam uang di sejumlah platform pinjaman online resmi, seperti Kredivo, Akulaku, Shopee Paylater, Shopee SPinjam dan lain-lain.

Pekan lalu, Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin di Cibinong, Kabupaten Bogor, menuturkan, penyelidikan masih dilanjutkan untuk memastikan apakah ada orang lain yang membantu SAN.

“Seandainya itu (pihak lain yang membantu, red) bisa terpenuhi, mereka juga bisa dikenakan pasal penyertaan,” ujarnya.

SAN yang mendorong mahasiwa-mahasiswa itu untuk berutang di pinjol, lalu uangnya ditransfer kepada SAN.

Dari hasil kibul-kibul itu, SAN justru menggunakan uang tersebut untuk membeli mobil dan sebagian lagi,”untuk menutup utang dari korban sebelumnya,” ujar Iman.

Sebanyak 116 orang dari 317 korban adalah mahasiswa IPB. Total uang yang dikumpulkan dari para korban Rp2,3 miliar. Masing-masing korban mengalami kerugian beragam antara Rp2 juta hingga Rp20 juta.

SAN yang beroperasi menawarkan investasi bodong sejak Februari 2022 mengklaim sebagai pemilik toko online, tapi ternyata status kepemilikan itu atas nama orang lain.

Penawaran investasi dilakukan tersangka melalui mulut ke mulut, lalu presentasi secara daring melalui zoom meeting.

Dikejar debt collector

Imbas dari utang di pinjol itu, ZR, salah satu mahasiswa IPB yang menjadi korban, mengaku terus dikejar-kejar debt collector untuk segera membayar tagihan.

Ia diajak sepupunya untuk menaikkan rating toko online milik SAN pada Mei lalu. Alhasil, ia mengajukan pinjaman ke empat aplikasi pinjol.

“SAN berjanji akan melunasi setiap tagihan pinjol. Pada Juni dan Juli memang dibayarkan, tapi saat Agustus mulai telat, bahkan saya sampai harus menggunakan uang pribadi untuk membayar tagihan tersebut,” ujar ZR.

Di bulan berikutnya, janji SAN tinggallah mimpi. ZR akhirnya menanggung utang hingga belasan juta rupiah. “Sempat didatangi debt collector, tapi sedang tidak di rumah. Beberapa korban lain bahkan sampai diancam sama pihak pinjolnya,” kata ZR.

Sekretaris IPB University Dr Aceng Hidayat mengatakan universitas sedang mencari jalan keluar untuk menyelesaikan masalah utang para mahasiswanya.

“Ini kan bukan murni pinjaman, tapi ada unsur penipuannya. Kami perlu membantu mahasiswa dalam masalah penipuan tadi,” tutur Aceng.

Memang diakui Aceng bahwa utang kepada pinjol tersebut bersifat pribadi, sehingga jika upaya yang dilakukan kampus gagal, korban “terpaksa harus tetap membayar utangnya kepada platform pinjol”.

Yang jelas, kata dia, kampus mengingatkan agar mahasiswa tidak terjerat lagi dalam masalah utang di pinjol.[]

Sumber: disarikan dari antaranews.com dan radarbogor.id.

#pinjol   #ipb   #investasionline   #tokoonline   #investasibodong   #mahasiswaipb   #bogor

Share:




BACA JUGA
Indonesia Korban SpyLoan yang Menyamar sebagai Pinjol di Google Play
KPPU Selidiki Dugaan Kartel Bunga oleh 44 Pinjol Legal
Polri Bentuk Direktorat Khusus Atasi Kejahatan Siber?
Bahaya Pinjol Jerat Buruh, Ibu Rumah Tangga dan Pelajar
India Blokir Ratusan Aplikasi Judi Online dan Pinjol Asal China