IND | ENG
Ini Kebijakan Privasi dan Keamanan Baru dari Whatsapp

Ilustrasi kebijakan keamanan, privasi, dan kontrol pengguna Whatsapp

Ini Kebijakan Privasi dan Keamanan Baru dari Whatsapp
Alfi Syahri Diposting : Rabu, 26 Oktober 2022 - 10:04 WIB

Cyberthreat.id – Baru-baru ini, layanan pesan singkat Whatsapp memperbarui kebijakan privasi, keamanan dan kontrol pengguna. Whatsapp menyatakan privasi merupakan DNA dari perusahaan. 

Whatsapp menyebut tidak akan pernah berhenti mengembangkan cara baru untuk melindungi percakapan pribadi penggunanya. 

“Kami meyakini bahwa berkirim pesan dan melakukan panggilan harus terasa privat dan aman, seperti halnya ketika melakukan percakapan secara tatap muka. Ibarat dua orang yang sedang bercengkerama, tanpa ada orang lain di antara mereka,” tulis Whatsapp, dikutip Rabu (26/10).

Pada pembaruan terbaru, WhatsApp melindungi panggilan dan pesan pribadi pengguna dengan enkripsi end-to-end default. Oleh karena itu, tidak ada seorang pun yang dapat mendengar atau melihatnya, kecuali penerima pesan atau panggilan. 

Namun Whatsapp menyebut ini hanyalah salah satu bagian penting dari upaya untuk melindungi privasi pengguna. Dalam beberapa tahun terakhir, Whatsapp juga telah menambahkan lapisan perlindungan privasi baru agar pengguna dapat mengamankan pesan dengan berbagai cara, termasuk pesan sementara yang akan menghilang secara otomatis, cadangan yang terenkripsi end-to-end untuk menyimpan riwayat chat, verifikasi dua langkah untuk keamanan tambahan, dan kemampuan untuk memblokir dan melaporkan chat yang tidak diinginkan.

“Kami sangat senang dapat menghadirkan beberapa fitur privasi baru yang akan memberikan lebih banyak lapisan perlindungan dan memberikan lebih banyak opsi bagi Anda dalam mengelola pesan. Rangkaian fitur ini adalah cara kami untuk menjaga percakapan Anda tetap aman di WhatsApp,” tulis Whatsapp.

Fitur Baru

1. Keluar Grup Tanpa Notifikasi: 

Whatsapp menyebut chat grup sangat menyenangkan untuk diikuti, tetapi tidak semua grup memiliki topik chat yang disuka penggunai. Untuk itu, Whatsapp mengembangkan fitur yang memungkinkan pengguna keluar dari grup secara diam-diam sehingga tidak ada seorang pun yang menyadarinya. 

Sekarang, saat keluar dari grup, anggota grup lainnya tidak akan menerima notifikasi, kecuali admin. Fitur ini akan mulai diluncurkan untuk semua pengguna WhatsApp bulan ini.

2. Pilih Siapa yang Dapat Melihat Status Online Anda

Whatsapp menuturkan, melihat teman atau keluarga sedang online di WhatsApp membuat pengguna merasa terhubung satu sama lain. Namun, ada kalanya pengguna ingin membuka WhatsApp tanpa ingin terlihat sedang online. 

Untuk mewujudkan keinginan pengguna saat tidak ingin menampilkan status online, Whatsapp memperkenalkan kemampuan untuk memilih siapa yang dapat dan tidak dapat melihat saat pengguna sedang online. Fitur ini akan mulai diluncurkan untuk semua pengguna WhatsApp bulan ini.

3. Blokir Tangkapan Layar untuk Pesan Sekali Lihat

Pesan Sekali Lihat merupakan fitur yang sangat populer untuk membagikan foto atau media yang tidak perlu menjadi rekaman digital secara permanen. Kini Whatsapp menghadirkan kemampuan memblokir tangkapan layar untuk pesan Sekali Lihat sebagai lapisan perlindungan tambahan. 

Whatsapp sedang menguji coba fitur ini dan tidak sabar untuk segera meluncurkannya kepada pengguna.

Untuk menyebarluaskan informasi mengenai lapisan perlindungan baru ini, Whatsapp juga akan meluncurkan kampanye untuk memperkenalkan fitur-fitur baru ini dan menyampaikan komitmen berkelanjutan untuk melindungi percakapan pribadi pengguna di WhatsApp. 

“Kami harap para pengguna tertarik untuk mencoba fitur-fitur baru ini dan merasakan kemudahan dari beberapa opsi yang dapat membantu mereka dalam menjaga pesan tetap aman. Kami menantikan umpan balik Anda mengenai fitur-fitur yang Anda butuhkan selanjutnya,” tulis Whatsapp.

#WhatApp

Share:




BACA JUGA
Benarkah WhatsApp Diam-diam Ubah Paksa Pengaturan Privasi Grup?