IND | ENG
Coca Cola Selidiki Klaim Peretasan dan Pencurian Data

Ilustrasi

Coca Cola Selidiki Klaim Peretasan dan Pencurian Data
Oktarina Paramitha Sandy Diposting : Kamis, 28 April 2022 - 14:07 WIB

Cyberthreat.id – Produsen minuman ringan terbesar di dunia Coca Cola sedang menyelidiki klaim geng Stormous yang mengaku telah  meretas dan mencuri data perusahaan itu. 

Dikutip dari Bleeping Computer, perusahaan tersebut mulai menyelidiki kemungkinan peretasan setelah geng Stormous mengatakan bahwa mereka berhasil meretas beberapa server perusahaan dan mencuri 161GB data.

Tidak hanya meretas dan melakukan pencurian data, Geng Stormous diketahui juga mendaftarkan cache data untuk dijual di situs kebocoran mereka. Mereka menjual cache data tesebut dengan harga 1,65 Bitcoin, yang jika dikonversikan menjadi sekitar US$64,000.

Di antara file yang terdaftar dalam cache data tersebut terdapat dokumen terkompresi, file teks dengan admin, email, dan kata sandi. Serta arsip ZIP akun dan pembayaran, dan jenis informasi sensitif lainnya.

Sebagai infromasi ini adalah pertama kalinya Stormous memposting kumpulan data yang dicuri. Minggu lalu, kelompok ini meminta pengikut mereka untuk memilih siapa yang harus menjadi korban berikutnya.

Coca-Cola dan pilihan korban lainnya dalam jajak pendapat Stormous menunjukkan sikap anti-Barat. Hasil akhirnya, Coca-Cola memenangkan jajak pendapat dengan 72% suara.

Geng Stormous mengatakan bahwa mereka hanya butuh beberapa hari untuk menerobos perusahaan. Serangan itu meggunakan penolakan layanan, peretasan, kebocoran kode sumber perangkat lunak, dan data klien.

Meskipun mereka mengklaim sebagai grup ransomware, saat ini tidak ada indikasi bahwa mereka menyebarkan malware enkripsi file di jaringan korban mereka.

Namun hingga kini Coca-Cola belum mengkonfirmasi bahwa data mereka dicuri. Perusahaan mengatakan kepada BleepingComputer bahwa saat ini sedang berkolaborasi dengan penegak hukum dan penyelidikan atas dugaan serangan Stormous belum mengungkapkan dampak negatif.

Sebelumnya, kelompok tersebut mengklaim Epic Games sebagai korbannya. Mereka mengumumkan bahwa mereka mencuri 200 gigabyte data dan rincian 33 juta pengguna Epic store dan game. Namun, belum ada konfirmasi tentang keabsahan data tersebut, sehingga reputasi Stormous tentang klaim ini belum ditetapkan.[]

Editor: YAS

#cocacola   #stormous   #pencuriandata   #peretasan

Share:




BACA JUGA
Kanal Youtube Diretas karena Konten Kritis? Begini Kata Akbar Faizal
Produsen KitKat Hershey Ingatkan Dampak Pelanggaran Data
Hacker Menyerang MGM Grand Kasino Diduga Lewat Panggilan Telepon 10 Menit
Akun Youtube DPR RI Diretas, Apa Kata BSSN?
Peretas Salahgunakan Fitur Pencarian Windows untuk Menginstal Trojan Akses Jarak Jauh