IND | ENG
Texas Gugat Meta karena Teknologi Pengenalan Wajah Facebook

Ilustrasi via Daily News

Texas Gugat Meta karena Teknologi Pengenalan Wajah Facebook
Yuswardi A. Suud Diposting : Selasa, 15 Februari 2022 - 12:54 WIB

Cyberthreat.id - Kantor Jaksa Agung Texas menggugat Meta, induk perusahaan Facebook pada hari Senin, menuduh bahwa raksasa media sosial itu melanggar perlindungan privasi negara dengan teknologi pengenalan wajah yang mengumpulkan data biometrik jutaan orang Texas tanpa persetujuan mereka.

Gugatan tersebut menuduh Facebook menangkap informasi biometrik dari foto dan video yang diunggah pengguna tanpa persetujuan, mengungkapkan informasi tersebut kepada orang lain dan gagal menghancurkannya dalam waktu yang wajar.

"Ini adalah contoh lain dari praktik bisnis menipu Big Tech dan itu harus dihentikan. Saya akan terus berjuang untuk privasi dan keamanan Texas," kata Jaksa Agung Ken Paxton dalam sebuah pernyataan seperti dilansir Reuters, Selasa, 15 Februari 2022.

Gugatan itu pertama kali dilaporkan oleh Wall Street Journal, yang mengutip seseorang yang mengetahui masalah tersebut yang mengatakan bahwa negara sedang mencari ratusan miliar dolar dalam hukuman perdata.

Ditanya tentang gugatan itu, juru bicara Meta mengatakan: "Klaim ini tidak berdasar dan kami akan membela diri dengan penuh semangat."

Perusahaan mengatakan dalam sebuah posting blog pada bulan November bahwa mereka mematikan sistem pengenalan wajah dan akan menghapus lebih dari satu miliar informasi biometrik milik satu miliar penggunanya.

Penghapusan data itu, kata Meta, sebagai cara untuk memberi kenyamanan kepada penggunanya yang khawatir  tentang penggunaan teknologi Meta dan ketidakpastian tentang aturan regulasinya.

Meta juga setuju untuk membayar US$ 650 juta pada tahun 2020 untuk menyelesaikan gugatan negara bagian Illinois yang menangani masalah serupa.

Gugatan terbaru yang diajukan di pengadilan negara bagian di Marshall, Texas, mengatakan bahwa 20,5 juta orang Texas memiliki akun Facebook.

"Cakupan kesalahan Facebook sangat mengejutkan," kata gugatan itu.

"Facebook berulang kali menangkap pengenal biometrik orang Texas tanpa persetujuan bukan ratusan, atau ribuan, atau jutaan kali -- tetapi miliaran kali," kata gugatan itu.[]

#facebook   #pengenalanwajah   #facialrecognition

Share:




BACA JUGA
Meta Luncurkan Enkripsi End-to-End Default untuk Chats dan Calls di Messenger
Malware NodeStealer Pasang Umpan Wanita Seksi untuk Bajak Akun Bisnis Facebook
Perlindungan Data Pribadi, Meta Luncurkan Facebook dan Instagram Bebas Iklan di Eropa
Cacat OAuth Kritis Terungkap di Platform Grammarly, Vidio, dan Bukalapak
Penipuan Hak Cipta Facebook Makin Intensif, Pengguna Terlantar