IND | ENG
Olok-olok Ketum NU, Akun Twitter @nahdlatululama Terancam Dipolisikan

Akun Twitter @nahdlatululama

Olok-olok Ketum NU, Akun Twitter @nahdlatululama Terancam Dipolisikan
Yuswardi A. Suud Diposting : Selasa, 01 Februari 2022 - 20:16 WIB

Cyberthreat.id - Akun Twitter dengan tanda centang biru tanda telah terverifikasi atas nama @nahdlatululama kini jadi objek sengketa.

Akun yang diikuti oleh 872 ribu orang itu dibuat pada 2015. Namun, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama tidak tahu siapa yang memegang akun itu saat ini.

Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul memberi waktu 1x24 untuk pemegang akun itu agar menyerahkannya kepada pengurus baru NU.

Penyebab Gus Ipul menyoal akun Twitter @nahdlatululama lantaran belakangan ini cuitannya sudah bernada lain, termasuk mengolok-olok ketua NU yang baru yakni KH. Yahya Cholil Staquf.

"Belakangan cuitan-cuitannya tidak mencerminkan kaedah yang benar, bahkan cenderung mengadudomba. Guyonannya tidak tepat, cenderung menyakiti," kata Gus Ipul dalam keterangan pers, Selasa 1 Februari.

Beberapa jam lalu, misalnya, ketika akun @nu_online yang dikelola oleh pengelola situs resmi NU www.nu.or.id mencuit artikel berjudul "Canda Gus Yahya Saat Pengukuhan PBNU", akun @nahdlatululama meresponnya dengan mengatakan,"Mohon maaf, Pak Ketum. Humornya kurang mengena."

Seorang netizen yang juga merasakan perubahan nada cuitan akun @nahdlatululama berkomentar,"Diksi admin @nahdlatululama periode sebelumnya resmi & serius. Sekarang kok kocak? Pasti admin baru hasil bursa transfer dari @NUgarislucu nih."

“Karena pengurus periode sekarang serius2. Jadi kami harus mengimbangi,” balas akun @nahdlatululama.

Gus Ipul mengatakan pihaknya menerima banyak keluhan dari warganet dan lembaga lain yang mempertanyakan keanehan dari cuitan @nahdlatululama. []

#pbnu   #twitter   #nahdlatululama

Share:




BACA JUGA
Banyak Penipu dengan Centang Biru di (Twitter) X
Presiden Dukung Digitalisasi Nahdlatul Ulama
X (Twitter) Kumpulkan Data Biometrik dari Pengguna Premium untuk Perangi Peniruan Identitas
Instagram Threads Dihentikan di Eropa karena Masalah Privasi
Profil Peneliti Palsu Penyebar Malware Melalui Repositori Github