IND | ENG
Dua Media Terkemuka Portugal Diserang, Hacker Minta Uang Tebusan

Ilustrasi | Foto: freepik.com

Dua Media Terkemuka Portugal Diserang, Hacker Minta Uang Tebusan
Andi Nugroho Diposting : Selasa, 04 Januari 2022 - 09:26 WIB

Cyberthreat.id – Dua media massa terkemuka di Portugal terkena serangan peretas selama akhir pekan lalu.

Situsweb surat kabar Expresso dan stasiun televisi Sociedade Independente de Comunicação (SIC), keduanya dimiliki oleh konglomerat media Impresa, tak bisa diakses pada Senin (3 Januari 2022).

Mereka telah offline sejak hari Minggu, dengan halaman yang menampilkan pesan “sementara tidak tersedia" dan akan kembali "sesegera mungkin".

Kedua media mengatakan telah melaporkan insiden tersebut ke Kepolisian Portugal dan Pusat Keamanan Siber Nasional (CNCS) dan segera membuat pengaduan resmi.

“Terduga peretas menyebut dirinya sebagai ‘Lapsus$ Group’,” tulis Reuters, diakses Selasa (4 Januari).

Dalam serangan itu, peretas membuat pesan di situsweb yang diserangnya, bahwa data internal akan bocor jika kedua media gagal membayar uang tebusan. Peretas juga melampirkan alamat email dan kontak Telegram.

Lapsus$, yang mengklaim mendapatkan akses ke akun Amazon Web Services Impresa, juga mengirim email phishing ke pelanggan Expresso dan men-tweet dari akun Twitter terverifikasi surat kabar itu.

Kelompok yang sama itu diduga sebelumnya meretas situsweb Kementerian Kesehatan Brasil bulan lalu. Mereka melumpuhkan beberapa sistem, termasuk program imunisasi nasional dan sertifikat vaksinasi digital. (Baca: Situsweb Kemenkes Brasil Diretas, Hacker Curi Data Vaksinasi Covid-19)

Koordinator CNCS, Lino Santos, mengatakan kepada surat kabar Observador bahwa insiden itu pertama kalinya perusahaan diserang.[]

#peretasan   #mediamassa   #portugal   #brasil   #impresa

Share:




BACA JUGA
Kanal Youtube Diretas karena Konten Kritis? Begini Kata Akbar Faizal
Produsen KitKat Hershey Ingatkan Dampak Pelanggaran Data
Hacker Menyerang MGM Grand Kasino Diduga Lewat Panggilan Telepon 10 Menit
Akun Youtube DPR RI Diretas, Apa Kata BSSN?
Peretas Salahgunakan Fitur Pencarian Windows untuk Menginstal Trojan Akses Jarak Jauh