IND | ENG
Tanpa Smartwatch, Anda Bisa Mengecek Detak Jantung Melalui Aplikasi Google

Tangkapan layar hasil pengukuran heart rate Google Fit oleh 9to5Google.

Tanpa Smartwatch, Anda Bisa Mengecek Detak Jantung Melalui Aplikasi Google
Andi Nugroho Diposting : Kamis, 30 Desember 2021 - 08:53 WIB

Cyberthreat.id – Jam tangan pintar (smartwatch) kini menjadi tren di kalangan pecinta olahraga karena memiliki fitur yang bisa mengukur detak jantung alias heart rate.

Bahkan, di sebagian jam tangan pintar juga menyediakan fitur pemeriksaan kadar oksigen (oximeter) dalam darah pengguna. Di masa pandemi ini, fitur satu ini penting karena untuk mengetahui kondisi saturasi oksigen pengguna tersebut normal atau tidak.

Bagi Anda yang tak memiliki jam tangan pintar, sebetulnya bisa mengecek detak jantung dengan cara lain, yaitu melalui Google Fit. Tentu, aplikasi mudah Anda temukan baik di ponsel Android maupun iPhone Anda.

Google Fit terbaru kini menyediakan pelacak detak jantung, hanya memang tidak secepat dan seefisien ketika menggunakan jam tangan pintar atau pelacak lain.

“Namun, Google Fit adalah alternatif yang baik untuk melihat statistik vital Anda,” tulis 9to5Google, dikutip Kamis (30 Desember 2021). Caranya, cukup dengan menggunakan kamera iPhone/Android dan Google Fit.

Berikut ini langkah-langkah yang bisa Anda lakukan dengan Google Fit.

  1. pertama-tama, Anda perlu menginstal Google Fit di ponsel pintar Anda.
  2. Setelah terinstal, aplikasi akan meminta izin “Body sensor”. Lalu, Anda diminta mengisi data diri, seperti tanggal lahir, berat badan, dan tinggi badan.
  3. Jika aplikasi ingin mendeteksi aktivitas, Anda bisa mengizinkan akses lokasi. Perlu dicatat: belum semua perangkat mendukung fitur pengecekan heart rate ini. 9to5Google menguji cobanya di perangkat Google Pixel dengan aplikasi versi 2.51.19-130. Cyberthreat.id yang memakai ponsel Xiaomi Redmi 5 ternyata belum bisa melakukan pengecekan heart rate.
  4. Selanjutnya, di bagian "Home", carilah menu pengukuran heart rate dan letakkan jari Anda di kamera ponsel untuk mendapatkan pemindaian detak jantung.
  5. Aplikasi akan memakan waktu sekitar 30 detik untuk memantau “perubahan halus pada warna jari Anda” untuk memperkirakan kecepatan pemompaan darah. (Cek video uji coba di bawah artikel)

Sementara, untuk pemeriksaan tingkat pernapasan Anda, juga bisa dilakukan dengan menggunakan kamera depan.

  1. Anda pertama-tama duduklah dengan tenang, lalu arahkan aplikasi ke bagian dada selama 30 detik.
  2. Aplikasi akan memantau gerakan dada Anda untuk menentukan berapa banyak napas per menit yang diambil.

Tanpa alat tingkat profesional untuk melacak detak jantung atau pernapasan Anda dengan benar, perlu dicatat bahwa semua data yang dikumpulkan Google Fit hanyalah "nasihat" dan tidak bisa disebut "definitif."

Google memberikan disclaimer terkait dengan pemeriksaan aplikasinya itu. “Hasil ini tidak dimaksudkan untuk tujuan medis dan tidak boleh digunakan untuk mendiagnosis, mengobati, menyembuhkan, atau mencegah penyakit atau kondisi media apa pun,” tulis Google, dikutip dari How To Geek.[]

#googlefit   #smartwatch   #heartrate   #oximeter

Share:




BACA JUGA
Smartwatch Garmin Kini Dilengkapi Fitur Keamanan dan Pelacakan
Facebook Dikabarkan Akan Rilis Jam Tangan Pintar dengan Dua Kamera Seharga Rp5 Jutaan
DISKUSI BSSN-HUAWEI: CYBERSECURITY FOR IoT
Perangkat IoT Kumpulkan Data Pribadi, BSSN Ingatkan Produsen Perlu Pelajari Indeks Keamanan Informasi
Monitor Covid-19, Jerman Luncurkan Aplikasi Jam Pintar