IND | ENG
Traveloka Unggul Sebagai Aplikasi Pemesanan Tiket dan Hotel

CEO Alvara Research Center, Hasanuddin Ali (paling kanan) | Foto: Rahmat Herlambang

Traveloka Unggul Sebagai Aplikasi Pemesanan Tiket dan Hotel
Arif Rahman Diposting : Selasa, 09 Juli 2019 - 15:10 WIB

Jakarta, Cyberthreat.id - Traveloka muncul di urutan teratas sebagai aplikasi yang paling banyak digunakan untuk pemesanan tiket dan hotel.

Survei Alvara Research Center menyatakan hampir 80 persen responden memilih Traveloka jika akan memesan hotel atau membeli tiket penerbangan atau transportasi lainnya.

"Traveloka dipersepsikan banyak promo, sedangkan Tiket.com dan KAI Acess dipersepsikan sebagai aplikasi yang mudah digunakan," kata CEO Alvara Research Center, Hasanuddin Ali, dalam diskusi bertajuk E-commerce Kita Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri di Jakarta, Selasa (9 Juli 2019).

Momen promo di Traveloka banyak dimanfaatkan mayoritas millennial. Efek selanjutnya adalah Traveloka lebih banyak dipromosikan oleh milenial. Itu ditunjukkan dengan nilai net promoter yang mengungguli pesaing seperti Tiket.com dan Blibli.com.

Untuk aplikasi belanja, Lazada paling unggul dan paling banyak digunakan kaum milenial di Tanah Air sebesar 47,9 persen.

Lazada yang bermarkas di Singapura unggul dibanding Shopee (32,2 persen) dan dua aplikasi asal Indonesia Tokopedia (15,4 persen) dan Bukalapak (14.4 persen). Namun, Shopee dan Tokopedia lebih direkomendasikan oleh milenial dibandingkan Lazada bila dilihat berdasar nilai net promoter.

"Milenial mengasosiasikan Lazada dengan COD/bayar ditempat, sedangkan Shopee dengan ongkos kirim gratis. Sementara, Tokopedia dan Bukalapak diasosiasikan dengan aplikasi belanja terkenal," ujar Hasanuddin Ali.

#Traveloka   #Lazada   #e-commerce

Share:




BACA JUGA
Waspada Serangan BEC Berkedok Tutupnya SVB
Silicon Valley Bank Tutup, Pelapak Online di Amerika Serikat Kesulitan Terima Pembayaran
JD.ID Jamin Penarikan Dana di JDBalance Cair Tiga Hari, Berikut Caranya
JD.ID Menyerah di Indonesia. Layanan Ditutup Akhir Maret 2023
Tren Pay Later di Indonesia Tumbuh 10 Kali Lipat