IND | ENG
Mulai Kini Tanggalkan Earbud Anda Saat Mengemudi! Riset Ini Menjelaskan Ancamannya

Ilustrasi | Foto: driving.co.uk

Mulai Kini Tanggalkan Earbud Anda Saat Mengemudi! Riset Ini Menjelaskan Ancamannya
Tenri Gobel Diposting : Jumat, 14 Mei 2021 - 14:51 WIB

Cyberthreat.id – Sering pakai earphone, earbud, atau headset saat mengemudikan mobil? Saran saja: coba mulai kurangi atau tanggalkan saja!

Kenapa? Ford punya jawabannya. Dalam studi yang dilakukan produsen mobil asal Amerika Serikat tersebut pemakaian earphone saat di balik kendali setir mobil sangat berbahaya.

Ford merekrut lebih dari 2.000 responden dari Prancis, Jerman, Italia, Spanyol dan Inggris untuk riset terbarunya itu. Ribuan peserta itu ditempatkan di jalanan virtual yang imersif dan mengukur waktu reaksi mereka terhadap situasi berbahaya.

Selain disediakan jalan virtual, riset tersebut juga menggunakan aplikasi yang memutar audio spasial "8D" yang menciptakan realisme.

Audio 8D ini digunakan bersama dengan jalan realitas virtual untuk membuat isyarat suara yang kemudian diminta untuk diidentifikasi oleh peserta penelitian. Misalnya, peserta ditanyai apakah mereka dapat mendengar ambulans yang mendekati dari belakang?

Isyarat-isyarat itu dijalankan untuk dua skenario: saat menggunakan headphone yang sedang memutar sebuah lagu dan saat tidak  memakai headphone. Peserta juga ditanyai tentang sikap mereka terhadap risiko saat mengemudi, bersepeda, berjalan kaki, atau mengendarai skuter.

Sebagian besar dari peserta yang turut dalam penelitian mengaku bahwa mereka mendengarkan headphone saat beraktivitas, dikutip dari DailyMail, diakses Jumat (14 Mei 2021).

Lebih setengah dari peserta mengaku pernah atau nyaris mengalami kecelakaan, di mana 27 persen dari mereka saat itu sedang memakai headphone.

Dalam riset itu, peserta akan menjalani "Share The Road: Safe And Sound" di ponsel cerdas mereka untuk mengukur dampak penggunaan headphone terhadap kemampuan mereka bereaksi terhadap isyarat audio berbasis Audio 8D sekaligus berada di jalan virtual.


Aplikasi yang dipakai Ford dalam riset. | Foto: Ford

Ada pengukur waktu (timer) yang disediakan dalam penelitian untuk mengidentifikasi waktu respons peserta ketika melakukan perjalanan virtual 360 derajat.

Ford menemukan orang yang memakai headphone sambil mendengarkan musik rata-rata 4,2 detik lebih lambat untuk mengidentifikasi isyarat ketimbang mereka yang tidak menggunakan headphone, dikutip dari CNET.

Terkesan hanya sepersekian detik saja, tetapi itu sangat berarti dalam mengambil keputusan di jalan dalam kondisi yang berbahaya—karena bukan hanya Anda saja yang mempertaruhkan nyawa saat mengemudi.

Hampir setengah (44 persen) dari peserta pun memutuskan tidak akan menggunakan headphone atau earbud lagi saat mengemudi.

"Suara memainkan peran penting dalam kemampuan kita untuk memahami lingkungan sekitar," kata Dr. Maria Chait , profesor ilmu saraf kognitif auditori di University College London.

Maria mengatakan headphone memang dapat bermanfaat dalam banyak keadaan, tetapi ketika digunakan saat mengemudikan mobil justru dapat mencegah pengemudi mendengarkan isyarat suara yang penting. Headphone berpotensi menempatkan pengemudi  di jalan dalam keadaan berbahaya.

Kabar baiknya dari riset tersebut, Anda dapat mencoba aplikasi yang digunakan peserta secara online. Ford menyediakannya untuk digunakan secara publik.

Anda dapat mencobanya sendiri dengan mengunjungi situs web: https://fordsharetheroad8d.com/. Mudah-mudahan, ini akan mengubah pikiran Anda dan tidak lagi memakai headphone sambil mendengarkan musik ketika berkendara.[]

Redaktur: Andi Nugroho

#earphone   #earbud   #headphone   #kecelakaan

Share:




BACA JUGA
Mengapa Samsung Singkirkan Jack Headphone dari Note 10?
Terungkap, Perempuan Rentan Pelecehan di Transportasi Online