IND | ENG
 Melacak Pemilik Rekening yang Disebut Polisi Siber Menipu Lewat Promo Tiket Pesawat di Instagram Tiketholiday_

Akun IG @Tiketholiday_ yang dilaporkan melakukan penipuan dengan modus menawarkan tiket pesawat murah

Melacak Pemilik Rekening yang Disebut Polisi Siber Menipu Lewat Promo Tiket Pesawat di Instagram Tiketholiday_
Yuswardi A. Suud Diposting : Selasa, 04 Mei 2021 - 12:41 WIB

Cyberthreat.id - Sebuah akun Instagram dengan nama @tiketholiday_ dilaporkan menipu pembelinya dengan modus menawarkan tiket pesawat murah atau promo. Setelah pembeli mengirimkan uangnya, pengelola akun malah memblokir kontaknya.

Hal itu diungkap oleh Kepala Analis di Cyber Crime Investigation Center (CCIC) Polri, Mochammad Yunus Saputra di akun Twitter miliknya @M1_nusaputra, Senin (3 Mei 2021).

Yunus mengatakan, akun Twitter dengan 4,5 ribu pengikut itu menawarkan promo tiket pesawat Garuda Indonesia rute Jakarta - Seoul dengan harga relatif murah yakni senilai Rp4 juta.

"Setelah menerima transfer uang, e-ticket tidak pernah datang, dan justru akun WA dan DM IG korban diblokir," kata Yunus.

Hasil pengecekan di situs cekrekening.id yang difasilitasi Kominfo untuk melacak dan melaporkan rekening penipuan, rekening bank yang digunakan oleh akun IG @tiketholiday_ untuk menampung uang kiriman dari calon korban pernah dilaporkan sebagai rekening penipuan. Rekening itu terdaftar di Bank BNI dengan nomor 0906260507, atas nama Ghaldy Almacvriando.


Nomor rekening Bank BNI atas nama Ghaldy Almacvriando pernah dilaporkan di situs cekrekening.id untuk kategori penipuan transaksi online
 

Pengecekan Cyberthreat.id menggunakan sistem untuk pengiriman uang online, rekening itu masih aktif  dan terdaftar atas nama yang sama. Nama Ghaldy Almacvriando keluar saat Cyberhtreat.id memasukkan nomor rekeningnya dan mencoba mengirimkan uang senilai Rp20 ribu.



Sementara untuk akun Instagramnya, sudah tidak bisa lagi ditemukan.

Penelusuran lebih lanjut oleh Cyberthreat.id menemukan nama Ghaldy Almacvriando tercatat sebagai salah satu orang yang dinyatakan lulus sebagai petugas kebersihan di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta tahun 2017. Di dokumen yang diunggah oleh situs jakarta-tourism.go.id [PDF], nama Ghaldy Almacvriando disebut kelahiran tahun 1996 dengan alamat di Karet Kuningan, Setia Budi, Jakarta Selatan.

Tidak diketahui pasti apakah penipuan itu memang dilakukan oleh Ghaldy Almacvriando, atau nama dan datanya dipakai oleh orang lain untuk membuka rekening bank. Polisi mungkin bisa menelusurinya lebih jauh.

Yunus mewanti-wanti calon pembeli online untuk waspada terhadap transaksi yang menggunakan rekening pribadi. Dia juga mengingatkan untuk tidak terkecoh dengan testimoni palsu yang biasanya diunggah oleh penipu untuk meyakinkan konsumen.

"Karena tidak ada sistem rating (bukan marketplace), maka jangan lupa untuk overview kolom komentar di tiap konten. Kalo ada yang komentar pernah ditipu, pikir ulang lagi sebelum bertransaksi," kata Yunus mengingatkan.

Yunus juga meminta untuk melaporkan akun yang terindikasi melakukan penipuan ke platform media sosial yang digunakan untuk mencegah lebih banyak korban yang tertipu.

"Jangan biarkan dirimu atau orang terdekatmu menjadi korban penipuan online," kata Yunus.[]

#penipuanonline   #tiketpesawat   #Tiketholiday_

Share:




BACA JUGA
Geng Penipu Online Bernilai Puluhan Miliar Ditangkap di Spanyol
Penipuan Via WhatsApp, Nama Wamenkominfo Dicatut
Waspada Laman Facebook Palsu Mengatasnamakan PT Pos Indonesia
Respon Tokopedia Soal Konsumen Beli iPhone Terima Batu
Modus Penipuan Berkedok Freelance. Disuruh 'Like' & 'Subscribe' Video YouTube