IND | ENG
Facebook Blokir Tagar yang Serukan Narendra Modi Undur Diri karena Pandemi

Pemberitahuan dari Facebook ketika pengguna mencari Tagar #ResignModi

Facebook Blokir Tagar yang Serukan Narendra Modi Undur Diri karena Pandemi
Yuswardi A. Suud Diposting : Kamis, 29 April 2021 - 14:00 WIB

Cyberthreat.id - Pengguna yang berbasis di India mengeluhkan di Twitter bahwa tagar #ResignModi telah diblokir agar tidak tampil di Facebook.

Seperti dilaporkan The Guardian pada Kamis (29 April 2021), tagar yang menyerukan pengunduran diri Perdana Menteri India Narendra Modi itu sempat diblokir Facebook pada hari Rabu. Akibatnya, lebih dari 12 ribu postingan yang menggunakan tagar itu tidak bisa dilihat oleh pengguna Facebook di India.

Pengguna yang menelusuri hashtag itu mendapat pesan yang mengatakan bahwa postingan semacam itu "disembunyikan sementara di sini" karena "beberapa konten di postingan tersebut bertentangan dengan Standar Komunitas kami".

Pada pukul 12.50 malam PST, tagar tersebut dapat diakses lagi di Facebook dari AS, dan juru bicara Facebook mengonfirmasi telah dipulihkan setelah pemadaman singkat yang tidak disengaja.

"Kami untuk sementara memblokir tagar ini karena kesalahan, bukan karena pemerintah India meminta kami, dan sejak itu kami telah memulihkannya," kata juru bicara itu.

Cyberthreat.id mencoba menggunakan tagar #ResignModi pada Kamis siang (29 April 2021). Hasilnya, muncul 16 ribu postingan yang menggunakan hastag itu. Tidak jelas benar apakah hastag itu bisa terlihat karena diakses dari Indonesia, atau memang karena telah dipulihkan sepenuhnya oleh Facebook.  Dalam sejumlah kasus, Facebook bisa memblokir sebuah postingan untuk tidak terlihat di negara tertentu saja yang disebut "blokir geografis." (Lihat: Komunikasi Internal Ungkap Petinggi Facebook Bungkam Gerilyawan Kurdi yang Lawan Turki)

Pemblokiran tagar #ResignModi terjadi setelah Twitter menghadapi kritik karena menghapus lebih dari 50 tweet yang mengkritik penanganan pandemi oleh pemerintah India. Twitter mengatakan penghapusan dilakukan atar permintaan hukum dari pemerintah India. Laporan Wall Street Journal menyebutkan, Facebook dan Instagram telah memblokir sejumlah postingan tentang Modi atas perintah pemerintah.

Facebook India sebelumnya menghadapi kritik setelah laporan Wall Street Journal pada bulan Agustus mengungkapkan hubungan antara pegawai kebijakan India dan partai Modi's Bharatiya Janata. Karyawan itu mengundurkan diri setelah berbagi postingan Facebook yang menyebut Muslim India sebagai "komunitas yang merosot" yang "tidak memiliki apa-apa selain kemurnian agama dan penerapan masalah Syariah".

Tagar Facebook #ResignModi yang sekarang dipulihkan saat ini menunjukkan kengerian pandemi virus korona di India, di mana rumah sakit dipenuhi dengan korban mati dan sekarat. Negara ini mengalami lonjakan yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan 360.000 kasus virus korona baru setiap hari dan jumlah tempat tidur rumah sakit yang tidak mencukupi untuk merawat pasien.

AS telah berjanji untuk "segera menyebarkan" bantuan kepada petugas kesehatan di India, dan pembuatan vaksin di negara itu telah dialihkan dari mengekspor dosis menjadi mendistribusikan dosis secara internal dalam upaya untuk mengatasi wabah.[]

#facebook   #resignmodi   #india

Share:




BACA JUGA
Meta Luncurkan Enkripsi End-to-End Default untuk Chats dan Calls di Messenger
Malware NodeStealer Pasang Umpan Wanita Seksi untuk Bajak Akun Bisnis Facebook
Perlindungan Data Pribadi, Meta Luncurkan Facebook dan Instagram Bebas Iklan di Eropa
Cacat OAuth Kritis Terungkap di Platform Grammarly, Vidio, dan Bukalapak
Penipuan Hak Cipta Facebook Makin Intensif, Pengguna Terlantar