
Ilustrasi Facebook
Ilustrasi Facebook
Cyberthreat.id - Facebook sedang membangun layanan untuk narapidana yang baru keluar dari penjara dan kembali berbaur dengan masyarakat. Layanan ini disebut sebagai upaya nyata dalam perusahaan untuk menciptakan lebih banyak produk bagi komunitas yang terpinggirkan.
Promosi untuk software baru bernama The Re-Entry App, sepeerti diberitakan Bloomberg, dibagikan di bagian atas feed Instagram beberapa pengguna pada hari Rabu (24 Maret 2021). Notifikasi itu meminta pengguna untuk mengklik akses awal untuk mencoba aplikasi dan memberikan umpan balik.
"Kami telah mengeksplorasi berbagai cara untuk membantu menutup celah yang dihadapi oleh mereka yang berada di komunitas yang terpinggirkan di seluruh aplikasi kami," kata seorang juru bicara Facebook dalam sebuah pernyataan.
"Ini hanya dimaksudkan sebagai pengujian internal dan kami menghapus pemberitahuan tersebut segera setelah kami mengetahui bahwa pemberitahuan itu dijalankan secara eksternal."
Facebook sering bereksperimen dengan ide layanan dan aplikasi yang tidak pernah terwujud atau berubah menjadi sesuatu yang lain.
Chief Executive Officer Mark Zuckerberg mengatakan Juni lalu bahwa dia ingin Facebook mulai "membangun produk untuk memajukan keadilan rasial" dan Instagram memiliki tim yang membangun "fitur baru yang menanggapi kebutuhan komunitas yang kurang terlayani."
Share: