
Adobe Flash Player | Foto: chromeunboxed.com
Adobe Flash Player | Foto: chromeunboxed.com
Cyberthreat.id – Adobe memang telah mematikan Flash Player, tapi emulator Ruffle masih bisa pengguna pakai untuk memainkan game berbasis Flash di komputer.
Meski emulator tersebut bisa memainkan game Flash yang diarsipkan, pengguna juga dijamin tak rentan dari serangan siber.
Seperti diketahui, Adobe telah menghentikan masa pakai perkakas lunaknya itu per 1 Januari 2021 dan menghentikan seluruh konten Flash per 12 Januari, kecuali di China. (Baca: Adobe Flash Player Belum Benar-benar Mati, Bangkit Lagi di Afsel dan China)
Semua browser kini juga tak lagi mendukung konten Flash. Adobe membunuh produknya itu lantaran Flash Player sering disalahgunakan peretas.
Karena hampir setiap browser menyertakan plugin Flash Player, peretas membuat situs web dan skrip khusus yang dapat menginfeksi komputer ketika mengakses situs web berbahaya tersebut.
Ruffle adalah emulator Flash Player yang ditulis dalam bahasa pemrograman Rust yang telah menjalankan semua game SWF lama.
"Ruffle adalah emulator Flash Player yang ditulis dalam Rust. Ruffle berjalan secara alami di semua sistem operasi modern sebagai aplikasi mandiri, dan di semua browser modern melalui penggunaan WebAssembly,” tulis BleepingComputer, diakses Senin (8 Februari 2021).
"Memanfaatkan keamanan kotak pasir (sandbox) browser modern dan jaminan keamanan memori Rust, kami yakin dapat menghindari semua perangkap keamanan yang terkenal pada Flash. Ruffle mengembalikan Flash di web, termasuk iOS dan Android!" demikian pengembang Ruffle di situs webnya.
Pengguna dapat menggunakan Ruffle dengan tiga cara berbeda - aplikasi desktop mandiri, yang disematkan di situs web sebagai rakitan web, atau melalui ekstensi browser yang memungkinkan pengguna menjalankan konten Flash di seluruh web.
Apakah masih aman?
Meskipun program apa pun dapat memiliki kerentanan, karena Ruffle dikodekan dengan Rust, program ini mendapat manfaat dari fitur perlindungan memori bawaan bahasa pemrograman.
Fitur ini menghilangkan banyak bug memori, seperti buffer overruns, use-after-free, data race condition, dan bug terkait pointer. Jenis bug ini biasanya mengarah pada kerentanan di Adobe Flash Player, yang memungkinkan penyerang merusak sistem, memungkinkan eksekusi kode arbitrer, atau membocorkan informasi dari komputer.
Meski beberapa bagian dari kode Ruffle menggunakan fitur “tidak aman” dari Rust, sebagian besar program menggunakan perlindungan memori, yang secara signifikan meningkatkan keamanannya, tulis BleepingComputer.
Jika Anda memiliki banyak koleksi game berbasis Flash dan tidak ada Adobe Flash Player untuk memainkannya, pemutar Ruffle desktop mandiri adalah opsi yang bagus untuk memungkinkan Anda memainkan game lama di Windows, Linux, dan Mac OS.[]
Share: