IND | ENG
Meski Terpaksa, Facebook Siapkan Cara Bujuk Pengguna iPhone Izinkan Aktivitas Daringnya Dilacak

Tampilan pemberitahuan pelacakan dari Facebook yang terpaksa dibuat untuk menyesuaikan dengan kebijakan baru Apple

Meski Terpaksa, Facebook Siapkan Cara Bujuk Pengguna iPhone Izinkan Aktivitas Daringnya Dilacak
Yuswardi A. Suud Diposting : Kamis, 04 Februari 2021 - 14:00 WIB

Cyberthreat.id - Facebook telah membuat layar baru untuk aplikasi iOS 14 yang berjalan di produk Apple seperti iPhone untuk membujuk orang agar mengizinkannya terus memantau aktivitas online mereka. Facebook beralasan, izin itu penting agar perusahaan bisa mengirimkan iklan tertarget yang disesuaikan dengan aktivitas daring pengguna iOS.

Dilansir dari The Register, layar baru itu sebagai tanggapan atas rencana Apple yang bersiap memunculkan prompt pemberitahuan yang menanyakan pengguna apakah mereka membolehkan aplikasi semacam Faceboook untuk melacak aktivitas mereka saat menggunakan bermacam aplikasi dan situs web lain di perangkatnya. Pemberitahuan itu sebetulnya hendak diterapkan tahun lalu, namun dimundurkan ke tahun ini untuk memberi waktu pengembang aplikasi membuat penyesuaian.

Jika izin diberikan, aplikasi Facebook dapat mengakses apa yang disebut Pengenal untuk Pengiklan (IDFA), sebuah ID unik yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan melacak pengguna berdasarkan aplikasi dan situs web apa saja yang sering dibuka. Dengan begitu Facebook dapat membidik pengguna dengan iklan yang yang lebih cocok, dibanding mengirimkan iklan secara acak yang belum tentu sesuai kebutuhan. Cara itu membuat pengiklan tetap memasang iklan di Facebook lantaran dinilai lebih tepat sasaran.

Sebaliknya, jika tidak diizinkan, Facebook akan kehilangan kemampuan untuk mengikuti dengan mudah aktivitas pengguna iOS di internet.

Selama ini, pemberitahuan semacam itu tidak dimunculkan secara eksplisit, walau pun tersedia untuk dimatikan di pengaturan izin aplikasi.  Akibatnya, sering kali orong-orang tidak sadar aktivitasnya di internet terlacak.

Itulah sebabnya, Facebook sempat memprotes Apple dan menyebut kebijakan baru Apple itu merugikan usaha kecil yang beriklan di Facebook. Sementara CEO Apple Tim Cook mengatakan, pelacakan semacam itu, apalagi jika penggunanya tidak sadar sedang dilacak, adalah hal yang berbahaya dan pantas dicemooh. (Lihat: Mengapa Bos Apple Kecam Model Bisnis Facebook Berbahaya dan Pantas Dicemooh)

Facebook sendiri bahkan mengatakan kebijakan Apple itu  "merugikan pengusaha kecil"  yang beriklan platformnya. Itu sebabnya, Facebook dikabarkan sedang bersiap untuk menggugat Apple. (Lihat: Facebook Dikabarkan Bersiap Gugat Apple karena Beritahu Pengguna Soal Data Pribadi).

Meskipun Facebook terus menjalankan kampanye dengan mengatakan kebijakan Apple itu "merugikan pengusaha kecil",  namun sebagian pihak berpendapat justru Facebook-lah yang dirugikan karena tidak bisa lagi diam-diam melacak aktivitas pengguna yang bisa berdampak pada pendapatan iklan mereka.  Sebab, dengan pemberitahuan dari Apple itu, orang-orang akan disadarkan atas pelacakan itu, dan dapat memilih untuk mengizinkannya atau tidak.

"Perintah baru Apple menunjukkan bahwa ada pertukaran antara iklan yang dipersonalisasi dan privasi. Padahal, kami bisa dan memang menyediakan keduanya,” kata Facebook bersikeras dalam sebuah pernyataan.

"Perintah Apple juga tidak memberikan konteks tentang manfaat iklan yang dipersonalisasi," tambah Facebook.

Akibatnya, pengguna Facebook dan perangkat Apple mungkin akan melihat perang kata-kata di ponsel mereka, di mana Facebook mengatakan iklan tertarget diperlukan pengguna, sementara Apple memberi pilihan untuk keluar dari pengawasan Mark Zuckerberg.

“Menyetujui permintaan ini tidak membuat Facebook mengumpulkan jenis data baru," tambah Tim Facebook.

"Itu hanya berarti kami dapat terus memberikan pengalaman yang lebih baik kepada orang-orang. Kami merasa orang-orang berhak mendapatkan konteks tambahan, dan Apple mengatakan bahwa memberikan pendidikan diperbolehkan," tambah Facebook.

Facebook sendiri telah bertahun-tahun dikritik oleh para pegiat privasi lantaran menjadikan penggunanya sebagai target iklan lewat pelacakan aktivitas online.[]

#facebook   #apple   #pelacakanonline

Share:




BACA JUGA
Apple Keluarkan Patch untuk Zero-Day Kritis di iPhone dan Mac
Meta Luncurkan Enkripsi End-to-End Default untuk Chats dan Calls di Messenger
Aktivitas ClearFake Diperluas, Targetkan Sistem Mac dengan Atomic Stealer
Malware NodeStealer Pasang Umpan Wanita Seksi untuk Bajak Akun Bisnis Facebook
Perlindungan Data Pribadi, Meta Luncurkan Facebook dan Instagram Bebas Iklan di Eropa