IND | ENG
Hari Valentine, Awas Scammer Berkedok Kencan Online

Ilustrasi | Foto: freepik.com

Hari Valentine, Awas Scammer Berkedok Kencan Online
Tenri Gobel Diposting : Jumat, 07 Februari 2020 - 20:34 WIB

Cyberthreat.id – Biro Investigasi Federal (FBI) mengeluarkan surat peringatan agar masyarakat hati-hati saat menjalin hubungan asmara secara daring (online).

Menurut FBI, aplikasi kencan (baik seluler maupun situs web), chat rooms, dan jejaring media sosial telah dimanfaatkan para scammer (penipu) untu mendapatkan uang atau informasi pribadi dari pengguna.

“Penting untuk diingat, penipuan berkedok asmara dapat terjadi pada siapa saja kapan saja,” kata agen FBI Richmond seperti dikutip dari Security Magazine, Kamis (6 Februari 2020).

Richmond menyadari, bahwa korban penipuan aplikasi kencan daring cenderung tidak melaporkan diri ke penegak hukum. “Karena merasa malu,” kata dia.

Ia menyarankan kepada pengguna aplikasi yang menjadi korban penipuan sebaiknya segera menghentikan kontak dengan penjahat. “Jika Anda adalah korban yang telah mengirim uang, segera laporkan insiden tersebut ke lembaga keuangan Anda dan hubungi penegak hukum,” kata dia.

Chris Morales, Kepala Analitik Keamanan Vectra, juga mengingatkan, bahwa serangan siber rekayasa sosial (social hacking) cenderung memainkan emosi. Vectra adalah perusahaan berbasis kecerdasan buatan yang fokus untuk mendeteksi serangan siber.

Oleh karena itu, aktor di balik serangan social hacking, kata dia, akan memanfaatkan momen-momen tertentu, seperti Hari Valentine yang sebentar lagi dirayakan.

Para penjahat akan memanipulasi emosi yang kuat untuk mempengaruhi orang melakukan tindakan, seperti mengirim transaksi keuangan kepada seseorang yang belum pernah mereka temui. Serangan tersebut kemungkinan melalui kampanye email phishing.

Saran FBI untuk menghindari penipuan berkedok kencan daring, seperti berikut:

  • hanya gunakan situs web kencan yang memiliki reputasi baik dan diakui secara nasional. Namun, ketahuilah bahwa scammer mungkin juga menggunakannya.
  • teliti foto dan profil di alat pencarian daring lainnya dan ajukan pertanyaan.
  • jangan pernah memberikan informasi keuangan Anda atau membiarkan rekening bank Anda digunakan untuk transfer dana.
  • jangan secara membabi buta percaya kisah-kisah tentang situasi kehidupan yang parah, tragedi, kematian keluarga, cedera, atau kesulitan lain yang ditujukan untuk menjaga minat dan kepedulian Anda.
  • jika Anda berencana untuk bertemu seseorang yang Anda temui daring, bertemu di tempat umum dan beri tahu seseorang di mana Anda akan berada dan jam berapa Anda harus pulang.
  • Jika Anda bepergian ke negara asing untuk bertemu seseorang, jangan bepergian sendirian.[]

Redaktur: Andi Nugroho

#scammer   #scamming   #penipuanonline   #kencanonline   #valentinedays   #socialhacking   #FBI   #mediasosial

Share:

BACA JUGA
TikTok Diblokir, Aplikasi Berbagi Video India Justru Naik Daun
Diprotes NYT soal Hak Cipta, Twitter Cabut Foto yang Diunggah Presiden Donald Trump
Awas Tawaran Investasi Palsu Bitcoin Berkedok Cerita Artis
Pemblokiran TikTok dkk, China Sebut Alasan India Dibuat-buat
India Cemas Sektor Kritisnya Dipegang Investor China, Pertahanan Siber Pun Diperkuat